Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Saat Menyerahkan Bantuan Al-Quran Kepada Para Muallaf Kalbar Pada Acara Halal Bi Halal se Kalimantan Barat di Masjid Raya Mujahidin Pontianak (Foto: Pontianak.tribun)
Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Saat Menyerahkan Bantuan Al-Quran Kepada Para Muallaf Kalbar Pada Acara Halal Bi Halal se Kalimantan Barat di Masjid Raya Mujahidin Pontianak (Foto: Pontianak.tribun)

KalbarOnline, Pontianak – Ratusan anggota Muallaf Kalimantan Barat, menghadiri kegiatan Halal Bi Halal di aula Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (21/7).

Pada kesempatan tersebut, panitia juga secara simbolis menyalurkan 1000 Al-Quran yang diberikan oleh para dermawan.

Ketua Umum Muallaf Kalbar, M Damanhuri mengatakan Halal Bi Halal rutin digelar setiap tahunnya, guna merekat tali silaturahmi antar Muallaf yang tersebar di Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini sebagai perekat silaturahmi satu sama lain,” ujarnya seperti dilansir dari Pontianak.tribunnews.com.

Dalam rangkaianya dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyalurkan sebanyak 1000 Al-Quran bagi para Muallaf yang tersebar di berbagai daerah di Kalbar.

Tujuannya agar para Muallaf yang telah dapat membaca Al-Quran bisa membaca Al-Quran, sebab di karenakan keterbatasan, masih banyak para Muallaf yang belum memiliki Al-Quran.

Saat ini, yang terdata ada sebanyak 13 ribu Muallaf yang tersebar hampir di seluruh Kabupaten di Kalimantan Barat.

Sementara Wakil Wali Kota Pontianak, Rusdi Edi Kamtono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan adanya Halal Bi Halal ini tentu semakin mempererat silaturahmi para Muallaf.

“Ukhuwah islamiah dan Salturahmi tetap terjaga,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa memang pemerintah tidak memiliki program khusus bagi para Muallaf.

Karena memang keinginan memeluk suatu agama ada hak setiap individu tanpa paksaan.

Disamping itu seluruh fasilitas penunjang memang telah tersedia.

“Tidak ada istilah support khusus terhadap para Muallaf, karena memang semuanya sudah terfasilitasi, seperti rumah ibadah ada,pengurusan administrasi kependudukan, memang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah, dalam memberikan kenyamanan dan keamanan walaupun tidak Muallaf sekalipun,” pungkasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY