Sultan Hamid II (kanan) bersama Presiden Soekarno dalam sebuah kesempatan menjelang Konferensi Meja Bundar 1949 (Foto: Ist)
Sultan Hamid II (kanan) bersama Presiden Soekarno dalam sebuah kesempatan menjelang Konferensi Meja Bundar 1949 (Foto: Ist)

Ajak Masyarakat Terus Perjuangkan Sultan Hamid II Mendapat Tanda Jasa Pahlawan Nasional

KalbarOnline, Pontianak – Satu diantara tiga tokoh Kalbar yang diajukan pada presiden untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional adalah Sultan Hamid II, namun sayang Sultan ke VII Kesultanan Pontianak ini masih belum ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan Sultan Hamid II mempunyai jasa yang besar terhadap bangsa Indonesia.

Karyanya yang abadi hingga kini adalah lambang negara Elang Rajawali Garuda Pancasila.

“Kita rakyat Kalbar khususnya Pontianak berjuang terus untuk Sultan Hamid II supaya mendapatkan penghargaan, sebuah tanda jasa itu,” ujarnya, seperti dilansir dari Tribun Pontianak.

Tidak disetujuinya Sultan Hamid II sebagai pahlawan Nasional, menurut Edi, hal tersebut merupakan sebuah proses.

Menurutnya, ada tahapan-tahapan dan terakhir tanda tangan presiden, tentu, lanjutnya, ada proses yang menyebabkan tanda jasa belum diterbitkan.

Sepak terjang Sultan Hamid II, menurut Edi, sangat besar untuk bangsa.

Perjuangan masyarakat untuk memperjuangkan Sultan Hamid II pun sudah dimulai lama. Maka tiap Hari Pahlawan, kabar baik selalu ditunggu.

“Beliau layak untuk mendapat gelar kepahlawanan. Tapi, keputusan ada di pemerintah pusat,” tukasnya.

Edi juga mengingatkan para pemuda penerus bangsa khususnya warga Pontianak untuk terus melanjutkan perjuangan Sultan Hamid II, namun dalam konteks berbeda.

Satu diantara cara melanjutkan perjuangan Edi sebut melakukan hal bermanfaat bagi kota.

“Kita minta generasi muda terus meningkat kompetensi supaya bisa memberikan yang terbaik untuk negara,” tandasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY