Suasana Sosialisasi Yang Digelar Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sanggau (Foto: Leo/Hms)
Suasana Sosialisasi Yang Digelar Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sanggau (Foto: Leo/Hms)

Diikuti 50 orang yang terdiri dari pelaku usaha dan pengurus koperasi

KalbarOnline, Sanggau – Guna menjembatani kebutuhan koperasi dan pelaku usaha mikro dengan lembaga keuangan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sanggau menggelar kegiatan sosialisasi dukungan informasi penyediaan permodalan bagi koperasi dan pelaku usaha mikro se Kabupaten Sanggau tahun anggaran 2017.

Hal ini disampaikan Ketua Pantia Pelaksana, Ade Usman pada saat pembukaan kegiatan yang berlangsung di salah sebuah Hotel di Kota Sanggau, mulai tanggal 29 Maret 2017 sampai 30 Maret 2017.

Ade Usman, dalam laporannya mengatakan bahwa sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai Skim pembiayaan yang dapat diakses koperasi dan pelaku usaha mikro dan dapat memahami pentingnya penguatan modal yang bersumber dari dalam diri sendiri dan koperasi, peserta juga diharapkan memahami sumber-sumber pembiayaan yang dapat diakses oleh koperasi dan pelaku usaha mikro dari pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang ada di Kabupaten sanggau.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 50 orang yang terdiri dari 30 orang pengurus koperasi dan 20 orang pelaku usaha mikro, sedangkan narasumber yakni Pejabat dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar, Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sanggau serta beberapa Lembaga Keuangan Pemerintah dan Swasta di Kabupaten Sanggau.

Sementara Plt Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Sanggau, Drs Husni Samsul melalui Kabid Koperasi dan UKM, R.S Solihin SE dalam sambutannya mengatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini sebagai upaya dalam memfasilitasi dan mencari solusi akan kebutuhan modal bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk meningkatkan produktivitas usahanya.

“Dengan demikian permasalahan permodalan mendapat solusi serta dapat terpecahkan sehingga pada akhirnya produktivitas usaha koperasi dan pelaku usaha semakin meningkat sehingga pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lanjutnya, terutama bagi mereka yang tergabung dalam wadah dan keanggotaan koperasi harus diperhatikan dengan sungguh – sungguh keberadaannya maupun perkembangannya termasuk bagaimana para pelaku usaha diberikan keleluasaan untuk menghimpun modal sendiri atau modal pinjaman yang salah satunya berasal dari pihak Bank atau lembaga keuangan lainnya.

“Sebagian besar koperasi di Kabupaten Sanggau adalah koperasi yang bergerak di sektor perkebunan yang jumlahnya mencapai 125 Koperasi dari 245 Koperasi yang aktif dengan luas lahan yang dikelola Koperasi Perkebunan 73.903 Ha dengan anggota petani 29.627 orang, untuk itu sebagai upaya menanggulangi permodalan dan pengentasan kemiskinan, pengangguran dan perkembangan ekonomi kita berharap agar lembaga lembaga keuangan dapat memberikan pinjaman lunak kepada koperasi dan pelaku usaha yang manajemen usahanya baik sehingga diharapkan produktivias petani   dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan memberikan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau,” imbuhnya.

“Kepada pengurus koperasi dan pelaku usaha diharapkan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan terus melakukan reformasi dan inovasi ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (Leo/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY