Ilustrasi GGD (Foto: Ist)
Ilustrasi GGD (F oto: Ist)

KalbarOnline, Sintang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang, Lindra Azmar berencana menyampaikan persoalan pengunduran diri puluhan Guru Garis Depan (GGD) ke Pemerintah Pusat.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Sintang menilai, GGD sangat membantu kurangi defisit tenaga pengajar di Kabupaten Sintang.

“Saya akan sampaikan kondisi GGD ini ke Pemerintah Pusat. Sejumlah saran juga akan disampaikan jika ada program perekrutan tenaga pendidik baru,” ujarnya belum lama ini seperti dilansir dari Pontianak.tribunnews.com.

Pihaknya juga akan berusaha mengusulkan kuota sejumlah 30 persen dari total kuota GGD bagi putera dan puteri daerah setempat jika programnya masih ada di tahun mendatang.

“Kami akan usulkan juga untuk putera dan puteri daerah tidak harus memiliki sertifikat pendidikan. Sertifikat pendidik itu kami akui memberatkan lulusan tenaga pendidik universitas yang ada di Sintang,” jelasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa kuota kosong akibat pengunduran diri puluhan GGD tidak bisa diganti dengan GGD baru. Kuota kosong tidak bisa dialihkan ke yang lain.

“Kecuali ada kebijakan baru Kemendikbud. Padahal bulan September ini GGD yang lulus akan ditempatkan ke daerah yang sudah dipilih Kementerian. Pengunduran ini juga berimbas ke sistem penganggaran. Anggaran yang sudah siap dikucurkan tahun depan untuk GGD tidak bisa dialokasikan semua,” pungkasnya. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY