Suasana Lomba Cerita Rakyat Yang Digelar Dinas Kearsipan Kabupaten Sekadau, di Gedung Kateketik Sekadau (Foto: Mus)
Suasana Lomba Cerita Rakyat Yang Digelar Dinas Kearsipan Kabupaten Sekadau, di Gedung Kateketik Sekadau (Foto: Mus)

KalbarOnline, Sekadau – Dinas Kearsipan Kabupaten Sekadau kembali menggelar lomba bercerita untuk tingkat SD/MI se Kabupaten Sekadau selama dua hari, yang dimulai pada Rabu 26 April 2017 hingga 27 April 2017. Menariknya, penyelenggaraan lomba bercerita ini, menggandeng jurnalis sebagai dewan juri perlombaan tersebut.

“Kita sengaja melibatkan wartawan sebagai penilai agar penilaian yang diberikan benar-benar berkualitas,” ucap Nyipa, S.Pd, Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan Sekadau kepada awak media.

Sedikitnya dua jurnalis dilibatkan sebagai dewan juri penilai dalam lomba itu. Masing-masing dari Radio Dermaga dan wartawan Harian Rakyat Kalbar.

“Selain keduanya, kita juga melibatkan dua juri dari Dinas Kearsipan dan juri dari Dinas Pendidikan,” papar Nyipa.

Panitia, lanjutnya, juga sudah melaksanakan teknikal meeting (TM) pelaksanaan lomba tersebut di gedung Kateketik Sekadau, Selasa (25/4) kemarin siang. Tercatat ada sekitar 40 peserta yang ikut ambil bagian dalam pelaksaan lomba itu.

Peserta yang ikut, tersebar di beberapa sekolah di Kabupaten Sekadau.

“Ada yang dari Belitang Hulu dan ada juga yang dari Nanga Mahap,” beber Nyipa.

Sementara Jurnalis dari Radio Dermaga Sekadau, Niko Bohot memastikan siap memberikan penilaian yang optimal dan objektif.

“Kita tidak mewakili sekolah, jadi kita tentu akan berusaha memberikan penilaian sebaik-baiknya,” ucap Niko.

Niko mengakui, sudah sering diminta sebagai dewan juri pelaksanaan lomba Bercerita.

“Ini keempat kalinya saya menjadi juri. Tahun-tahun sebelumnya kita juga diminta memberikan penilaian,” ulas Niko.

Niko mengaku bangga karena pada tahun ini jumlah peserta yang tampil sangat banyak.

“Harapan kita, seluruh peserta bisa tampil sportif dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya,” imbuh Niko.

Antusiasme para orang tua murid yang mengikuti perlombaan juga sangat terlihat. Para orang tua berbondong-bondong menuju gedung Kateketik Sekadau.

Salah satu orang tua wali murid, yakni ibunya Nazwa Salman mengatakan bahwa ia sangat bangga, sebab lomba ini mengajarkan anak tentang kearifan lokal dan kecintaan akan daerah serta menanamkan rasa nasionalisme anak didik.

“Mewakili pihak sekolah SDN 04 Sungai Ringin, saya sangat bangga karena berkompeten dibidangnya. Apalagi mengajarkan anak didik kami tentang kearifan lokal daerah kita sendiri,” tutur ibu tiga anak ini. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY