Sekda Kabupaten Sanggau, AL Leysandri Saat Menyampaikan Sambutannya Pada Pembukaan Bimtek Pengelolaan Arsip SKPD se Kabupaten Sanggau (Foto: Leo/Hms)
Sekda Kabupaten Sanggau, AL Leysandri Saat Menyampaikan Sambutannya Pada Pembukaan Bimtek Pengelolaan Arsip SKPD se Kabupaten Sanggau (Foto: Leo/Hms)

Bupati: Kedepannya, OPD harus memiliki komitmen yang tinggi serta menjadikan arsip sebagai pilar dan penggerak utama

KalbarOnline, Sanggau – Guna meningkatkan pengetahuan dan peran pengelola arsip, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sanggau menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip SKPD yang berlangsung mulai 29 Maret 2017 hingga 30 Maret 2017.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan, Kabupaten Sanggau, Ignatius Irianto dalam sambutannya mengatakan bahwa Bimtek ini mengikutsertakan petugas pengelola arsip dari seluruh Organiasi Perangkat Daerah se Kabupaten Sanggau termasuk seluruh kecamatan yang secara keseluruhan berjumlah 40 orang.

“Sedangkan narasumber berasal dari pejabat struktural dari Dinas Arsip dan perpustakaan Provinsi Kalbar dan Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Kegiatan yang mengambil tema ‘Meningkatkan Kemampuan Aparatur Dalam Pengelolaan Arsip Menuju Sanggau Tertib’ ini bertujuan agar petugas arsip dapat memahami bagaimana mengelola arsip dinamis yang tercipta sebagai hulunya pengelolaan arsip hingga nasib akhir dari arsip ini sebagai arsip yang statis atau hanya dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu.

“Kita semua menyadari betapa pentingnya arsip, baik sebagai sumber informasi maupun sebagai pertanggungjawaban nasional bagi pemerintah daerah serta merupakan memori kolektif yang mempunyai nilai dan arti penting. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya bimbingan teknis ini dapat menggugah hati kita semua agar menata arsip yang sesuai dengan kaidah – kaidah dan aturan penataan arsip yang baik,” tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Arsip Provinsi Kalbar, Drs Ignasius IK, SH., M.Si dalam sambutannya menuturkan bahwa arsip merupakan histori atau sejarah dari setiap peristiwa dan kejadian, baik secara tertulis maupun berupa audio visual. Karena itu merupakan bukti dari setiap peristiwa, untuk itu penyelamatan arsip harus dilakukan bersama – sama.

“Maka mulai tahun 2017 ini, Dinas Arsip Kalbar akan terjun langsung memonitor, melihat dan mengamati bagaimana pengelolaan dan penataan arsip di tingkat Kabupaten/Kota di Kalbar. Kita harapkan disetiap OPD harus ada ruang arsip dan selanjutnya di Dinas Arsip harus memiliki Depo Arsip,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa pemusnahan arsip harus dipilah secara cermat.

“Jangan sampai ada arsip penting jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.

Sementara Bupati Sanggau melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, AL Leysandri, SH yang berkesempatan membuka Bimtek tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa bimtek ini  sangat penting sebagai upaya bagaimana menjadi arsiparis yang betul – betul memahami dan menjalani tugas dengan sebaik – baiknya.

“Saya yakin bahwa pengelolaan kearsipan di setiap OPD belum berjalan sesuai dengan aturan-aturan serta kaidah kearsipan yang berlaku, ini dikarenakan masih minimnya anggaran serta masih kurangnya SDM yang memahami tentang kearsipan. Untuk itu, kedepannya OPD harus memiliki komitmen yang tinggi serta menjadikan arsip sebagai pilar dan penggerak utama organisasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi OPD, karena dengan pengelolaan arsip yang baik akan tercipta  pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tandasnya. (Leo/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY