Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Kalbar, Saat Melakukan Penilaian di Desa Sari Bekayas (Foto: Jansen)
Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Kalbar, Saat Melakukan Penilaian di Desa Sari Bekayas (Foto: Jansen)

Duta Kabupaten Ketapang

KalbarOnline, Ketapang – Desa Sari Bekayas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang dengan luas desa 9.030.000 M2 (903 Ha), 287 Kepala Keluarga (KK), 1120 jiwa yang sumber pendapatannya diperoleh melalui Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Pendapatan Asli Desa berupa kebun kelapa sawit seluas 15, 17 Ha, Badan Usaha Milik Desa berupa pertokoan dan Air Bersih mengantarkan Desa Sari Bekayas melaju mengikuti lomba Desa tingkat Provinsi, selanjutnya diadakan penilaian oleh tim penilai dari Provinsi Kalimantan Barat pada Senin (30/4) di Desa Sari Bekayas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, setelah dinobatkan sebagai desa terbaik pada lomba desa se – Kabupaten Ketapang bulan Maret 2018 lalu.

Beranjak dari tekat Camat Air Upas, H Matjuni, S.AP,ME untuk membina 9 desa yang ada di Kecamatan Air Upas, untuk terus berprestasi agar mampu bersaing dengan desa-desa lainnya dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat Nasional.

Desa Sari Bekayas terus membenahi diri. Upaya pembenahan dan peningkatan administrasi umum desa, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, dukungan masyarakat, kegiatan PKK, produk – produk unggulan dan semangat gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat yang tetap terjaga mengangkat Desa Sari Bekayas sebagai Duta Kabupaten Ketapang mewakili 249 desa dan kelurahan untuk bersaing ditingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang terdiri dari 2031 desa dan kelurahan.

Menghadiri sekaligus menjadi tim penilai lomba desa tingkat provinsi, Ahmad Salafuddin, yang mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat, dalam arahannya menerangkan bahwasanya dalam penilaian ini tidaklah mudah, karna masing – masing desa memiliki keunggulan dan kelemahan yang beragam.

“Dalam penilaian berdasarkan kriteria yang sudah ada, masing – masing desa mempunyai produk – produk unggulan juga kekurangan masing – masing yang beragam tentunya semua desa yang mengikuti lomba ini menjadi calon yang terbaik dan menjadi juara,” tukasnya.

Terkait dengan penilaian ini, Ahmad Salafuddin juga berpesan kepada desa yang jika nanti menjadi pemenang khususnya Desa Sari bekayas, agar dapat memberikan kesempatan pada desa yang berkarakteristik kebun kelapa sawit untuk diperkenankan belajar di Desa Sari Bekayas tentang bagaimana mengelola kebun kelapa sawit yang baik hingga menjadi penunjang sumber pendapatan desanya.

Sementara, Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Muslimin, S.IP mengucapkan selamat datang kepada tim penilai dari provinsi untuk menilai dan memberikan arahan.

“Selamat datang kepada tim penilai dari Provinsi Kalimantan Barat dan selamat melakukan penilaian sesuai dengan kondisi yang ada di desa, sekaligus diharapkan agar dapat memberikan bimbingan untuk perbaikan di masa mendatang,” ujarnya.

Kepala Desa Sari Bekayas, Jupri dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari semangat yang ditanamkan dan terus dipupuk ditengah masyarakat Desa Sari Bekayas yakni musyawarah mufakat, ketertiban dan gotong royong.

Jupri juga mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Bupati Ketapang, Camat Air Upas yang senantiasa memberikan arahan dan bimbingan dan berharap kepada jajaran aparatur Desa Sari Bekayas dan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap semangat menjaga nilai – nilai kebersamaan di tengah – tengah keberagaman suku, agama dan kebudayaan agar tidak terpecah belah yang dapat melemahkan seluruh yang dicapai hingga saat ini.

Kurang lebih 800 orang yang hadir dalam acara ini sangat antusias menyambut kedatangan tim dari provinsi dan kabupaten hingga dipenghujung acara memberi ucapan selamat jalan dan doa, semoga dapat bertemu kembali di Desa Sari Bekayas di masa yang akan datang. (Jansen/Adi LC)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY