Hasil Pengundian Sekaligus Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya 2018 (Foto: Ist)
Hasil Pengundian Sekaligus Penetapan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya 2018 (Foto: Ist)

KalbarOnline, Kubu Raya – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Werry Syahrial – HM Nasir, juga mencurahkan kebahagiaannya usai mendapat nomor urut 2 (dua) pada kontestasi Pilkada Kubu Raya 2018.

Werry menjelaskan bahwa angka 2 (dua) mempunyai filosofi tersendiri dan sesuai apa yang diharapkan keduanya.

“Nomor dua itu artinya Victory (kemenangan), kedamaian, melambangkan keseimbangan dan ketenangan dunia akhirat, (pasangan WIN) pasangan dunia akhirat,” ucap Werry.

Guna memenangkan pertarungan pilkada, Werry juga mengatakan ia dan pasangannya bersama tim dan relawan akan bergerak melakukan kampanye sesuai jadwal yang ditentukan oleh KPU.

“Kami akan merangkul semua elemen masyarakat. Walau kami dari jalur perseorangan, nomor 1 dan 3 dari Parpol pun tetap kami rangkul. Karena partai pun isinya adalah orang-orang. Jadi orangnya yang kami rangkul,” tukasnya.

Werry juga mengklaim 9 wilayah kecamatan yang ada di Kubu Raya telah menjadi basis kekuatannya untuk meraup pundi-pundi suara di Pilkada 2018 yang akan berlangsung 27 Juni mendatang.

Werry pun berkomitmen akan mewujudkan seluruh program yang dijanjikannya, terutam program prioritas pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan desa sejahtera, apabila terpilih nanti.

Berdasarkan hasil pengundian, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan – Sujiwo mendapatkan nomor urut 1.

Dan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Hamzah Tawil – Kohim mendapatkan nomor urut 3.

Hadir dalam kesempatan tersebut, masing-masing pasangan calon yang didampingi para simpatisan dan elit parpol pengusung, Ketua dan jajaran Komisioner KPU Kubu Raya, Ketua dan jajaran Komisioner Bawaslu Kubu Raya, dan unsur Forkopimda Kabupaten Kubu Raya.

Acara pengundian nomor yang diselenggarakan oleh KPU Kubu Raya berlangsung meriah. Acara diawali dengan tarian adat yang mewakili etnis Melayu, Dayak, dan Tionghoa.

Untuk selanjutnya, para pasangan calon akan melakoni tahapan kampanye yang akan dimulai sejak tanggal 15 Februari 2018. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY