Ilustrasi Air (Foto: Ist)
Ilustrasi Air (Foto: Ist)

KalbarOnline, Sekadau – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sirin Meragun tak mau kecolongan dalam mengantisipasi kehilangan air ledeng yang disalurkan kepada pelanggan.

Direktur PDAM Sirin Meragun, Yok kelak mengatakan bahwa pihaknya membuat zona metering sebagai langkah mengantisipasi hal tersebut.

“Rencananya, seluruh daerah layanan PDAM Sirin Meragun akan kita bagi dalam 12 zona,” ulas Yok Kelak saat dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Selasa (25/7).

Saat ini, lanjutnya, pembagian zona tersebut sedang dalam pekerjaan.

“Mungkin sudah ada lima zona yang sudah kita bagi. Yang lainnya masih dalam pengerjaan,” terangnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dengan sistem zona itu, aliran ledeng sebelum masuk sambungan rumah akan dibagi dulu dalam beberapa zona. Di zona tersebut, akan ada meter yang berfungsi untuk mengukur berapa air yang keluar di zona bersangkutan.

“Jadi kita bisa tahu jumlah pastinya. Termasuk jika ada kehilangan debit air, kita juga bisa tahu berapa jumlahnya,” papar Yok.

Dirinya juga menegaskan bahwa kehilangan debit air pasti terjadi dalam distribusi ledeng. Kehilangan atau dalam istilah teknisnya disebut losses itu, bisa terjadi karena beberapa faktor. Mulai dari adanya kebocoran pipa distribusi maupun adanya air yang dicuri atau sambungan illegal.

Selama ini, debit air yang hilang hanya berbentuk estimasi atau perkiraan saja. Dengan adanya pembagian zona nanti, losses air bisa dihitung dengan angka pasti alias angka riil.

Pembagian zona, lanjutnya, juga akan mempermudah PDAM melakukan blokir jika ada kebocoran pipa. Teknisi PDAM bisa melakukan perbaikan tanpa harus mematikan seluruh aliran air, cukup di zona yang mengalami kerusakan saja.

Sementara Anggota DPRD Sekadau, Hasan, SE mendukung kebijakan PDAM yang melakukan pembagian zona untuk aliran PDAM ke pelanggan.

“Harapan kita tentunya dengan adanya pembagian zona ini, tidak ada air yang hilang percuma,” ucap Hasan.

Selain itu, Hasan juga berharap PDAM Sirin Meragun bisa memperluas jangkauannya.

“Sebab masih banyak masyarakat yang belum bisa menikmati aliran air ledeng dari PDAM Sirin Meragun,” tandas Hasan. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY