Potret Camat Belitang Hilir, Paulus Misi dan Ilustrasi (Foto: MD Group)
Potret Camat Belitang Hilir, Paulus Misi dan Ilustrasi (Foto: MD Group)

Hormati yang tua, sayangi yang muda agar bisa sama – sama membangun daerah

KalbarOnline, Sekadau – Belum lama ini, tim KalbarOnline Sekadau melakukan kunjungan ke kantor Camat Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau yang disambut langsung oleh Bapak Paulus Misi S.Pd, Camat Belitang Hilir.

Kantor Camat Belitang Hilir, berdasarkan pantauan awak media, sudah banyak mengalami kemajuan dalam beberapa sektor khususnya di bidang pembangunan serta bidang Pemerintahan Kecamatan Belitang Hilir.

Camat Paulus Misi menuturkan bahwa dulunya kantor camat masih sebagian berubinkan semen sekarang sudah berubinkan keramik marmer, ruang aula yang sudah diwarna atau di cat dengan rapi sehingga proses pelayanan masyarakat di Belitang Hilir khusus suasana ruangan sudah nyaman dan tidak sepanas dulu.

“Apalagi disetiap ruangan kantor serta staf telah ada kipas angin, hasil dari swadaya pembelian Camat Belitang Hilir demi kenyamanan staf serta perangkat Kecamatan, agar bisa melayani masyarakat dengan prima dan tidak ada alasan lagi untuk tidak melayani dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Dalam merangkul pegawai Kecamatan, lanjutnya, ia menganggap dirinya sebagai orang tua dari para pegawai, bukan sebagai atasan yang harus ada jarak antara atasan dengan bawahan di kantor Kecamatan.

“Supaya ada rasa saling hormat menghormati, saling sayang menyayangi serta menghargai antara satu dengan yang lain,” tukas Misi.

Ia juga mengatakan bahwa seorang pemimpin yang baik adalah bisa menjadi orang tua yang baik kepada staf-stafnya.

“Di Pemerintahan Kecamatan Belitang Hilir tidak memandang status sosial, namun tetap mengedepankan budaya timur yaitu hormati yang tua, sayangi yang muda agar bisa sama-sama membangun daerah kita yakni Kecamatan Belitang Hilir,” imbuhnya.

“Insha Allah, kedepan akan akan dibangun jembatan, dibantu oleh tiga perusahaan yang ada di Kecamatan Belitang Hilir dengan CSR perusahan yang paling dominan adalah PT Parna Argo Mas dengan Dana Rp411.000.000,-,” ungkapnya, senang.

Ia juga menerangkan bahwa jembatan masih dalam proses pembangunan, semua pihak, menurutnya sudah dikoordinasikan.

“Hanya saja mengenai fisik, dikarenakan pembuatan jembatan sementara tersebut juga murni anggarannya dari tiga perusahaan kebun kelapa sawit yang ada di Belitang, jadi dalam hal pembangunan nantinya, yang membantu memfasilitasi adalah perusahan sawit yang ada di Kecamatan Belitang Hilir,” terangnya.

“Dan Saya sangat berterimakasih dengan perusahaan yang sudah membantu lewat CSR (Corporate Social Responsbility) perusahaan di Kecamatan belitang Hilir, ini menunjukan bahwa perusahaan juga peduli dengan pembangunan daerah,” pungkasnya, mengakhiri wawancara. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY