Bupati Sintang, Jarot Winarnomenghadiri peringatan hari Kartini ke-138 yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sintang di Pendopo Komplek Rumah Dinas Bupati Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarnomenghadiri peringatan hari Kartini ke-138 yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sintang di Pendopo Komplek Rumah Dinas Bupati Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M. Med.Ph menghadiri peringatan hari Kartini ke-138 yang diadakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sintang di Pendopo Komplek Rumah Dinas Bupati Sintang, Kamis (27/04/2017).

Kibaran kebaya berwarna-warni meramaikan suasana komplek Rumah Dinas Bupati Sintang pagi itu. pada kesempatan ini Bupati Sintang mengingatkan kepada para peserta acara mengenai inti perjuangan kartini tentang emansipasi dan pendidikan yang sama bagi perempuan di Indonesia.

“Kita peringati hari Kartini, kita ambil semangatnya. Lalu Kita harus sadari saat ini dimana kita berada dan tantangan kekinian kita,” kata dr. Jarot. Bupati Sintang kemudian menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi oleh para ibu-ibu secara umum. “Tantangan nyata di rumah tangga kita saat ini, pertama, dampak dari globalisasi, anak-anak kita sibuk dengan handphone  tidak lagi ngobrol di meja makan. Memperlonggar ikatan kekeluargaan. Belum lagi terpaparnya konten-konten negatif,” jelas dr. Jarot.

Ancaman kedua menurut pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini berkaitan dengan narkoba. Anak-anak berkumpul dengan siapa saja, tidak diketahui oleh orang tua sehingga mungkin terpapar narkoba. Ketiga, pola hidup sehat yang mulai luntur. “Baik itu urusan jasmani maupun rohani,” ujar dr. Jarot lagi. Tantangan berikutnya yaitu mengenai ekonomi rumah tangga, gaji naik sedikit kebutuhan rumah naik tinggi. Ibu-ibu diharapkan dapat mensiasati ekonomi di dalam rumah tangga.

“Menyikapi hal ini, Ibu-ibu mesti dapat mensiasti ancaman-ancaman ini dengan meningkatkan kemampuan daya cipta dan kreativitas,” tegas dr. Jarot. “Pembangunan masyarakat dimulai dari rumah. Tugas kita wanita Sintang menyiapkan generasi emas untuk tahun 2045,”kata dr. Jarot. Bupati Sintang lalu memaparkan tahapan yang harus dihadapi dalam proses ini. Tahapan pertama yang kita hadapi adalah Masyarakat Ekonomi Asean. Kemudian tahap kedua mulai dari 2020 kita menghadapi bonus demografi. “jika kita mampu membawa anak-anak kita melewati tahapan dan tantangan ini niscaya generasi muda Sintang akan menjadi generasi pemenang,” tutupnya seraya berlalu untuk mengikuti acara berikutnya di tempat terpisah.

Dra. Hj. Sriwani M. Si, ketua  GOW Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh para anggota organisasi wanita yang ada di Kabupaten Sintang. “Ada dari ibu-ibu PKK, Dharma Wanita, Persit, Wanita Khatolik, Bhayangkari, dan yang lainnya,” kata Sri.

Dalam rangka peringatan hari Kartini tahun 2017, GOW melaksanakan Kegiatan-kegiatan seperti, sosialisasi deteksi dini kanker rahim, lomba makanan pembuka, dan pelaksanaan puncak acara peringatan hari Kartini. Kegiatan ini bertema, ‘dengan semangat Kartini memperkuat daya cipta kreativitas perempuan kekinian.

Turut hadir dalam acara ini, sejumlah pimpinan SKPD dan tokoh wanita masyarakat di lingkungan Kabupaten Sintang. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY