KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang H. Jarot Winarno melepaskan secara resmi pawai dan lomba takbiran keliling berjalan kaki pada peringatan Idul Adha 1437 Hijriyah tahun 2016 Masehi di Depan Gedung Pancasila, Jalan Ahmad Yani pada Minggu 11 September 2016 malam.

“Kita bersyukur malam ini cuaca sangat cerah sehingga sangat mendukung kita mengumandang takbiran untuk merayakan idul adha. Menurut saya hikmah idul adha adalah memperkuat kesabaran umat Islam dan keiklasan untuk berkurban. Saya menyerukan umat Islam untuk memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas sesama umat Islam untuk menjadi modal bersatu dengan umat beragama lain di Kabupaten Sintang sehingga menjadi modal membangun Kabupaten Sintang. Dengan mengucapan, bismillahirahman irahim, pawai takbiran keliling berjalan kaki dalam rangka memperingati hari raya idul adha saya nyatakan dimulai” ucap H. Jarot Winarno.

Ketua Panitia Heni Agustianingsih menjelaskan takbiran keliling ini merupakan agenda rutin Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) dengan maksud mengajak remaja Islam untuk memperingati Idul Adha dan melaksanakan syiar Islam. “lomba takbir keliling berjalan kaki ini diikuti 17 regu yang terdiri dari 10 regu setingkat SMA dan 7 regu setingkat SMP. Pemenang lomba takbiran akan diberikan uang pembinaan dari PHBI, MUI dan IPHI. Tema takbiran keliling adalah dengan berqurban kita jadikan hidup penuh keikhlasan dan kesabaran guna meraih insan yang bertaqwa. Adapun rute dari pawai takbiran dikarenakan seluruh peserta berjalan kaki sehingga rutenya lebih pendek yakni berangkat dari depan Gedung Pancasila, Kantor Bupati Sintang, SMAN 1 Sintang, Tugu BI, Simpang Empat Seroja, SMP N 1 Sintang dan berakhir kembali di Gedung Pancasila Sintang” terang Heni Agustianingsih.

H.Ulwan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sintang memimpin pengumandangan gema takbiran diikuti seluruh umat Islam yang hadir. Pada senin, 12 September 2016, Bupati Sintang H. Jarot Winarno bersama umat muslim yang lainnya melaksanakan sholat idul adha di Stadion Baning Sintang dengan khotib Slamet Turmuzi pada pukul 07.00. H. Junaidi panitia pelaksana menjelaskan seluruh anggota rombongan berangkat dan kembali dengan jumlah yang sama karena akan mempengaruhi penilaian. sebanyak 17 regu akan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari HM. Yusuf, Raudatun, dan Amin. SMP Muhamadyah peserta pertama yang dilepas Bupati Sintang H. Jarot Winarno. Para peserta selain membawa papan nama peserta juga membawa bedug, replika ka’bah, masjid, pesawat, berbagai pernak-pernik bernuansa islami berbahan barang bekas dan pengeras suara untuk terus menerus melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY