Bupati Kubu Raya, Rusman Ali, Saat Memimpin Upacara Peringatan HUT ke-72 PGRI dan Peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya (Foto: Ian/Hms)
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali, Saat Memimpin Upacara Peringatan HUT ke-72 PGRI dan Peringatan Hari Guru Nasional 2017 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya (Foto: Ian/Hms)

KalbarOnline, Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Rusman Ali atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengucapkan selamat Hari Guru Nasional 2017 dan HUT ke-72 PGRI kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kubu Raya.

“Pada kesempatan ini kami turut serta mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru-guru dan tenaga kependidikan disini dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan ini pula, kami turut mengucapkan selamat memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-72 PGRI,” ucap Rusman Ali saat memimpin upacara peringatan HGN 2017 dan HUT ke-72 PGRI di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Sabtu (25/11).

Sebagaimana tema Hari Guru Nasional yakni ‘Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter’. Hal yang senada dan sejalan dengan program-program yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Mulai dari Muatan Lokal Keagamaan di sekolah hingga pemberian insentif kepada guru-guru ngaji.

“Sesuai dengan tema pada Hari Guru tahun ini, marilah kita semua sebagai guru dalam mendidik siswa di sekolah harus menerapkan asas disiplin dan menjadi seorang guru/pendidik yang mempunyai prilaku baik sehingga dapat dicontoh oleh para peserta didiknya. Guru adalah seorang panutan bagi siswanya baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah, dalam bahasa jawa ada istilah “guru diguru dan ditiru” itu mempunyai arti bahwa seorang guru itu dipercaya oleh muridnya dan diikuti setiap tindak tanduknya,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa berarti apapun yang dikatakan oleh seorang guru pasti akan dipercaya oleh muridnya, dan apapun yang lakukan oleh guru dalam mendidik pasti akan diikuti juga oleh muridnya.

Ia juga menuturkan bahwa salah satu program pemberian insentif kepada guru-guru ngaji di Kubu Raya merupakan salah satu bentuk dan cara Pemerintah Kubu Raya menghormati dan mensejahterakan guru.

Dimana guru-guru ngaji merupakan tenaga pendidik dan pengajar yang tidak banyak mendapat perhatian dari banyak pihak.

“Guru-guru ngaji juga merupakan guru yang tidak banyak mendapat perhatian banyak pihak. Namun perannya sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan akhlak mulia muridnya dan memberikan ilmu agama sebagai fondasi dasar dalam kehidupan. Oleh sebab itu, kita sangat menghargai jasa-jasa mereka makanya kita berikan insentif agar mereka juga sejahtera,” terangnya.

Bupati juga mengatakan bahwa, para guru ngaji juga merupakan guru-guru yang sangat besar perannya dan tidak digaji sebagaimana guru-guru lainnya. Oleh sebab itu, mengingat peran mereka sangatlah penting sehingga Pemerintah Kubu Raya membuat program insentif guru ngaji untuk mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan para guru-guru ngaji. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY