Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Memberikan Sambutannya Pada Penutupan Turnamen Futsal Panglima (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Memberikan Sambutannya Pada Penutupan Turnamen Futsal Panglima (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Partai puncak final turnamen futsal Panglima, mempertemukan Galaticos B melawan Panglima A yang disambut hangat dan ditonton ratusan masyarakat Sintang, tak terkecuali Bupati Sintang juga turut hadir menonton langsung, sekaligus menutup rangkaian kegiatan turnamen futsal yang telah dihelat selama 20 hari tersebut yang berlangsung di Gedung Olahraga Indoor Apang Semangai, Kompleks Stadion Baning Sintang, Senin (4/12) malam.

Dalam pertandingan partai final yang mempertemukan Galaticos B berhadapan dengan Panglima A tersebut tampak sengit, pertandingan diakhiri dengan skor 2-1 untuk kemenangan diraih oleh Panglima A, secara otomatis Galaticos B harus berada pada juara kedua, dan untuk juara ketiga diraih oleh Yanulsa FC dan juara keempat diraih oleh Atom FC.

Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah mengikuti kegiatan turnamen futsal ini.

“Tentunya kita bahagia hari ini, kita berkumpul ramai-ramai di Indoor, kita saksikan partai final turnamen futsal Panglima, saya ucapkan selamat dan terimakasih kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujar Bupati.

Bupati mengungkapkan bahwa olahraga futsal ini merupakan olahraga rakyat.

“Jadi futsal ini merupakan salah satu olahraga rakyat, banyak masyarakat yang suka dengan olahraga futsal, contohnya hampir setiap bulan di helat turnamen-turnamen futsal di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.

Bupati menambahkan bahwa olahraga futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang turut dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2018 mendatang yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sintang.

“Melihat antusiasme masyarakat jadi futsal ini hadir dalam cabor Porprov nantinya, hanya saja permasalahan pada futsal yang akan dihelat saat Porpov Kalbar 2018 nanti adalah masalah lapangannya. Karena indoor akan digunakan untuk cabang olahraga volly dan basket, tidak boleh lebih dari 2 cabor, kalau lapangan futsal ini di Indoor kurang interlookingnya, jadi kalau kita pasang interlookingnya, nanti volly dan basket tidak bisa main, jadi kita masih mencari alternatif lain untuk perhelatan olahraga futsal pada Porprov 2018 mendatang,” tutur Bupati.

Sementara, Ketua Panita penyelenggara, Erwansyah mengatakan kegiatan turnamen futsal ini dilaksanakan selama 20 hari.

“Jadi kegiatan ini dimulai dari tanggal 13 November 2017 dan berakhir pada 4 Desember 2017,” tutur Erwansyah.

Erwansyah menambahkan turnamen futsal ini diikuti sebanyak 113 club.

“Untuk kategori umum itu diikuti sebanyak 61 club, sedangkan kategori pelajar diikuti 52 club, yang berasal dari sejumlah Kabupaten di Kalimantan Barat, ada yang dari Melawi, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Sanggau, dengan pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi,” tambahnya.

“Dengan kegiatan ini berlangsung, kami berharap akan melahirkan atlet-atlet yang berbakat di bidang olahraga futsal, baik itu ditingkat daerah maupun nasional, jadi teruslah berlatih bagi para atlet,” pesan Erwansyah. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY