Bupati Sintang, Jarot Winarno Berbincang Bersama menjelaskan gedung baru RSUD Ade M. Djoen Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno Berbincang Bersama menjelaskan gedung baru RSUD Ade M. Djoen Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Selepas meninjau jalan di Simba kecamatan Binjai Hulu, Bupati Sintang Jarot Winarno juga membawa Oesman Sapta Odang meninjau gedung baru RSUD Ade M. Djoen Sintang yang berada di Jalan YC Oevang Oeray  Baning Kota Sintang, Sabtu (26/11/2016).

Bupati Sintang menjelaskan gedung baru RSUD Ade M. Djoen Sintang ini masih dalam tahap penyelesaian. Pembangunan gedung dan fasilitas lainnya sudah dilakukan melalui  APBD Kabupaten Sintang, APBD Pemerintah Provinsi Kalbar dan APBN.

“Ini rumah sakit rujukan regional kelas B. Jika sampai selesai, rumah sakit ini akan menghabiskan dana sekitar 250 milyar,” terang Bupati Sintang

Disampaikan Bupati, pada tahun 2017 nanti akan ada kucuran dana dari APBN sebesar 38 Milyar. Kendati masih dalam tahap penyelesaian gedung baru RSUD ini sudah mulai difungsikan akhir tahun 2016 ini.

“Tahun 2016 ini akan mulai dipakai untuk manajemen dan rawat jalan, kedepanya menyusul perpindahan secara bertahap,” terang H. Jarot Winarno.

Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr Rosa Trifina menjelaskan bahwa sementara desain gedung baru rumah sakit ini belum menggunakan lift karena semua ruangan untuk pasien berada dilantai bawah.

“Gedung baru RSUD Ade Mohammad  Djoen Sintang ini akan memiliki 350 tempat tidur yang sebagiannya akan kita pindahkan dari gedung lama,” terang Rosa Trifina

Sementara Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Oesman Sapta Odang bercerita dirinya pernah meninjau bagunan baru rumah sakit ini sekitar dua tahun lalu.

“ternyata sekarang belum selesai juga, saya berharap bila saya ke sini lagi semua sudah pindah di sini. Karena saya tahu proses pembangunan rumah sakit ini sudah lama,” ujarnya

Oesman Sapta meninta pihak manajemen rumah sakit memberikan data hambatan dan sumbatan penyebab belum selesainya pembangunan gedung baru rumah sakit ini, “sampaikan ke saya agar bisa segera disampaikan ke Kementerian Kesehatan,” pintanya.

Oesman Sapta mengatakan dirinya akan menyapaikan kendalanya langsung kepada Ibu Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek.

“Rumah sakit ini sangat srategis, kalau gedung sudah jadi, dokter  dan tenaga medis lainya serta  peralatan lengkap, maka masyarakat di daerah ini tidak perlu berobat ke Pontianak atau Kuching Malaysia, tetapi cukup di Sintang saja. Saya sepakat agar pembangunan gedung dan fasilitasnya harus segera di selesaikan,” terang H. Oesman Sapta Odang. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY