Kegiatan bulan bhakti gotong royong masyarakat ke XIV dan hari kesatuan gerak PKK dilaksanakan di Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman (Foto: Sg/Hms)
Kegiatan bulan bhakti gotong royong masyarakat ke XIV dan hari kesatuan gerak PKK dilaksanakan di Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat atau BBGRM tingkat Kabupaten Sintang yang ke-14 tahun 2017 memilih Desa Melingkat, Kecamatan Kayan Hilir sebagai pusat pelaksanaan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat se-Kabupaten Sintang yang dicanangkan langsung oleh Bupati Sintang pada Selasa (23/5/2017), dalam kesempatan itu pula turut hadir, Komandan Kodim 1205 Sintang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, dan para pimpinan SKPD yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam rangkaian kegiatan BBGRM yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, saat memberikan arahannya Bupati Sintang mengatakan dihadapan para masyarakat dan aparat desa di Melingkat. Pelaksanan BBGRM ini untuk meningkatkan semangat bergotongroyong masyarakat di perdesaan.

“saat ini kita ketahui bersama semangat bergotong royong sudah mulai luntur akibat kita sekarang memasuki dunia digital yang dimana manusia memiliki sifat yang individualistik, tentunya saya berbangga hati senang telah diagendakan BBGRM ini sebagai kegiatan kita untuk menyemangatkan kembali nilai-nilai kebersamaan dalam kegiatan yang kita lakukan bersama-sama demi membangun desa tercinta kita ini,” kata Bupati.

Menurut Jarot, dengan semangat bergotong royong semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, “sesuai atensi Presiden bahwa kegiatan kegotongroyongan harus dibangkitkan lagi, sebab kita hidup didunia ini tidak mungkin tidak membutuhkan oranglain, tentunya kita sangat membutuhkan orang lain, makanya dari itu dengan adanya BBGRM ini kita juga bisa menyelesaikan masalah yang ada dengan saling bersilaturahmi dengan warga sekitar, dapat berjabat tangan, sebab hal ini merujuk kepada kita manusia sebagai mahluk sosial yang saling membutuhkan dan tetap menjadi manusia yang harus memiliki rasa kegotong royongan”. Ungkap Bupati Sintang.

Bupati Sintang menambahkan, didalam nawacita Pemerintahan Presiden Republik Indonesia saat ini memiliki makna membangun daerah dari pinggiran sebagaimana juga tercantum dalam program penggerak utama pembangunan Kabupaten Sintang atau prime mover, “tentunya dengan kegiatan BBGRM ini kita harus bersemangat dalam bergotong royong untuk membantu Pemerintah dalam halnya membangun desa, nantinya sarana kontak yang diberikan sebaik mungkin dipergunakan untuk pembangunan desa yang termasuk prioritas di tingkat desa, dengan demikian desa kita nantinya akan menjadi desa yang terbaik”. Tambahnya.

Melanjutkan arahannya, Bupati Sintang sampaikan empat program pemerintah pusat dalam menggalakkan, mengembangkan prioritas pembangunan desa, “ada empat macam program prioritas desa yang perlu kita perhatikan bersama, seperti harus ada prudes atau produk unggulan desa seperti hasil bumi khas di desa kita, kita kenalkan kita jual kepada masyarakat luar nantinya ekonomi masyarakat di perdesaan akan meningkat, kemudian yang kedua revitalisasi BUM-Des, yang dimana kalau belum ada BUM-Des cepat segera dibuatkan BUM-Desnya, kalau sudah ada harus tetap dijaga, kalau sudah ada tapi tidak di rawat harus direvitalisasi demi menunjang ekonomi desa, kemudian yang ketiga yaitu membuat embung, dengan demikian desa memiliki saluran irigasi air yang baik dan bermanfaat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta yang terakhir adalah sarana olahraga desa, setiap desa, maupun dusun minimal harus ada lapangan voly atau lapangan bola,sebab sarana tersebut untuk kita berekreasi, untuk kita saling berkumpul, saling semangat dalam hidup,”. Pesan Jarot.

Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, H.Hotler Panjaitan mengatakan kegiatan BBGRM ini dilaksanakan untuk meningkatkan semangat kebersamaan dalam kegotongroyongan dalam halnya pembangunan desa, “dengan adanya kegiatan ini mengingatkan kita bahwa semangat kegotongroyongan didalam kehidupan kita sangatlah penting, sebab tanpa kegotongroyongan desa kita tidak akan bisa maju, maka dari itu kita saling bersemangat dalam membangun desa dengan semangat bergotong royong”. Kata Hotler

“adapun pelaksanaan BBGRM ini sedianya dilaksanakan oleh seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang, namun pusat kegiatannya dilaksanakan di Desa Melingkat Kecamatan Kayan Hilir, dengan waktu pelaksanaan satu bulan penuh yang dimulai dari tanggal 23 Mei 2017 hingga 23 Juni 2017, tentunya kondisi ini akan mengikuti dengan bulan suci ramadhan dan waktunya bisa berubah sesuai dengan kondisi nantinya”. Tutur Holter.

Holter berpesan kepada masyarakat, “mari membangun desa secara bersama-sama, dengan hati yang tulus dan ikhlas, dengan semangat yang menggelora kita saling bergotong royong untuk pembangunan desa kita agar kedepannya lebih baik lagi.” Pesan Hotler. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY