Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Membuka Turnamen Tenis Meja Bupati Sintang Open 2017, Yang Ditandai Dengan Pemukulan Pertama (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Membuka Turnamen Tenis Meja Bupati Sintang Open 2017, Yang Ditandai Dengan Pemukulan Pertama (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama anggota DPRD Sintang, Hermanto, membuka turnamen tenis meja Bupati Sintang Open tahun 2017 di Indoor tenis meja Sintang, Jum’at (10/11).

Diusianya yang lebih dari 50 tahun, Bupati Sintang masih sanggup memberikan beberapa servis tajam pada pertandingan pembukaan Turnamen tersebut.

Seyogyanya, Bupati hanya memberikan pukulan perdana, namun ia menjadi menikmati permainan tersebut. Bahkan tidak hanya Bupati, ada 29 orang veteran atlit yang berusia lebih dari 45 tahun turut berpartisipasi pada turnamen ini.

Menurut Bupati, cara terbaik untuk mensukseskan revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, ialah melalui kegiatan olahraga. Orang nomor satu di Sintang itu menyebutkan alasan dibalik pendapatnya itu, karena dalam kegiatan olahraga orang diajarkan untuk menghargai kekalahan dan tidak berlebihan saat menang.

“Kalah ndak berisiko apa-apa, kemudian kita belajar menerima kekalahan. Kalau menang pun kita ndak ngolok-ngolok (ejek) yang kalah. Inilah revolusi mental,” ucapnya.

“Tentu lewat olahraga ini kita ingin sehat. Selain itu, lewat kegiatan ini, bisa bersilaturahmi, bersenang-senang sambil berprestasi,” tuturnya.

Gedung Indoor tenis meja di Sintang merupakan satu-satunya indoor tenis meja di Kalbar. Kegiatan ini juga diikuti oleh seorang petenis meja asal Jepang.

“Ini akan menjadi salah satu venue untuk pertandingan Perprov kalbar Tahun 2018. Kegiatan seperti ini harus sering-seringlah diadakan. Turnamen Tenis Meja Bupati Sintang Open ini layak kita jadikan agenda tahunan di Sintang ini,” tukasnya disambut tepuk tangan meriah dari para peserta kegiatan.

Sementara Anggota DPRD Sintang, Hermanto menyampaikan dukungannya atas belangsungnya kegiatan ini. Ia mengharapkan turnamen ini dapat terus dilaksanakan secara rutin.

“Kita sanggat mensupport dalam pelaksanaan turnamen ini. Semoga kedepan lebih baik lagi,” tukasnya.

Ketua panitia, Warsidi menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini sebagai tolak ukur pembinaan tenis meja di Kabupaten Sintang. Selain itu kegiatan ini juga untuk memasyarakatkan olahraga tenis meja di Kalimantan Barat.

“Kita mau menambah frekuensi kejuaraan tenis meja yang ada di Kalbar, yang kita rasa masih sangat minim selama ini. Kegaitan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar sesama atlit tenis meja di Kalbar ini,” imbuhnya.

Turnamen ini melombakan beberapa kategori, tunggal umum, tunggal veteran khusus 45 tahun ke atas dan beregu duo. Total peserta yang mengikuti turnamen ada 96 orang pada kategori tunggal dan ada 29 pasangan beregu duo. Para peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat.

Kegiatan ini disponsori oleh beberapa perusahan nasional, regional serta dari lokal Sintang. Turnamen ini sudah dimulai sejak tahun 2015. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY