Wakil Bupati Sintang, Askiman, Saat Membuka Retreat Perkaria GKII Sintang (Foto: Sg/Hms)
Wakil Bupati Sintang, Askiman, Saat Membuka Retreat Perkaria GKII Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Drs Askiman, MM membuka Retreat Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Sintang yang bertemakan Perkaria Bangkit dan Berkaria Bagi Tuhan dengan sub tema Melalui Retreat Ini Perkaria GKII Memiliki Roh yang Menyala-nyala Melayani Tuhan di GKII Tiatira Penyaguk, Desa Lalang Baru, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis (5/10).

Dalam kesempatan tersebut Askiman mengatakan retreat merupakan kegiatan pembinaan spritual kerohanian untuk itu pemerintah Kabupaten Sintang memberikan apresiasi dan dukungan yang luar biasa terhadap kegiatan Retreat Perkaria GKII Daerah Sintang ini.

“Bagi kami Pemerintah Kabupaten Sintang dari setiap organisasi keagamaan salah satunya organisasi gereja yang memiliki satu program kegiatan kerja yang aktif seperti gereja GKII ini yang sungguh luar biasa dan tentunya apa yang kita laksanakan dapat membawa dampak kepada jemaat dan masyarakat sehingga kita selalu merasakan berkat kasih dan karunia Tuhan,” kata Askiman.

Melalui kegiatan retreat atau pembinaan spritual kerohanian ini, Askiman menjelaskan bahwa kita sebagai pria yang ingin menjadi pria yang sejati dan membawa dampak kepada semua orang.

“Membawa dampak artinya memberikan pengaruh yang luar biasa agar semua orang mau mengikuti apa yang telah kita rencanakan dan apa yang telah kita kehendaki sehingga semua jemaat kita dan keluarga kita dapat terberkati dengan sungguh luar biasa,” jelas Askiman.

Lebih lanjut, Askiman menjelaskan, sebagai seorang pria yang berdampak bahwa kita terlahir sebagai seorang pria berarti Tuhan mempunyai rencana untuk kita sehingga dengan demikian bagaimana kita bisa menjadikan jati diri kita yang memiliki dampak dan pengaruh yang luar biasa.

“Tuhan menginginkan kita memilki karakter paling tidak tiga karakter yang harus kita miliki yakni karakter kelemah lembutan guna mengatasi semua persoalan tidak dengan emosional tapi dengan ketenangan agar semua berjalan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Wabup, bahwa sebagai pria kita memiliki dan memancarkan bahasa kasih serta hati kita dengan penuh kasih sehingga kita semua dapat saling mengasihi makan kita harus saling medoakan agar damai suka cita selalu tertanam dalam kehidupan kita.

Selanjutnya, kita sebagai pria harus menjadi orang yang dapat di teladani meskipun terkadang sulit untuk kita terapkan karena menyangkut prilaku kita sehari hari untuk itu jika kita ingin menjadi teladan semua orang kita harus menjaga tutur kata yang harus kita batasi.

“Perilaku kita harus mampu menjadi teladan dan kita juga harus mempu membuat satu rencana sebelum bertindak sehingga apa yang kita lakukan akan memberikan dampak yang baik bagi semua orang,” tukasnya.

Panitia kegiatan Retreat Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Sintang, Pendeta Beny Situmorang mengatakan ini merupakan agenda tahunan yang di khususkan untuk kaum pria atau kaum bapak yang di ikuti oleh tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang seperti Kecamatan Dedai, Kelam Permai, Sungai Tebelian, Sepauk, Tempunak, Binjai dan Sintang dengan 120 gereja dan sekitar 13.000 anggota.

“Tujuannya untuk meningkatkan kerohanian kaum bapak karena yang berperan penting dalam pembangunan khususnya dalam keluarga dan lingkungan masyarakat adalah kaum bapak sebagai pengambil keputusan maupun sebagai kepala keluarga maka bapak bertanggung jawab penuh untuk membangun kehidupan ini, itulah sebabnya kita dari gereja melakukan pembinaan bagi kaum bapak,” tandasnya. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY