Bupati Sintang, Jarot Winarno Foto Bersama Usai Pembukaan RAT CU Bima Tahun Buku 2016 di Gedung Pancasila Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno Foto Bersama Usai Pembukaan RAT CU Bima Tahun Buku 2016 di Gedung Pancasila Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang Jarot Winarno membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahu buku 2016 Credit Union  Bina Masyarakat (CU Bima) di Gedung Pancasila Sintang, Sabtu (25/02/2017).

Pada kesempatan itu  Bupati meminta Koperasi CU Bima dan koperasi lainnya di Kabupaten Sintang terus berinovasi supaya semakin maju dan tidak kalah bersaing.

“misalnya koperasi membangun pabrik mini minyak goreng kemasan dengan memberdayakan anggota. dengan demikian masyarakat anggota tidak hanya menjual tandan buah segar, melainkan minyak goreng kemasan, sehingga mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi,” ujar Bupati.

“Selain itu misalkan membantu anggotanya mengurus sertifikat tanah, membangun rumah tipe 36 dengan uang muka satu persen, sehingga anggota sangat terbantu,” tambahnya.

Trobosan semacam ini kata bupati sudah selayaknya dilirik koperasi yang ada di Sintang. Apalagi tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggota.

Bupati juga mengakui, jaringan CU termasuk CU Bima sudah mencapai masyarakat yang berada di pedalaman. CU merupakan sahabat masyarakat  yang membutuhkan pendanaan untuk  usaha,  pendidikan, perumahan dan lainnya. Kehadirian CU diharapkan dapat membantu masyarakat  yang mengalami kesulitan finansial dengan memberikan akses modal usaha sampai ke pedalaman.

“Tentunya masyarakat harus menjadi anggota CU,” ujar Bupati.

Kendati demikian dikatakan bupati,  CU juga berkewajiban mendidik anggota supaya menjadi pelaku ekonomi yang mandiri. Pembinaan ini penting dilakukan supaya anggota bisa berhemat dan meminjam untuk usaha yang bertujuan produktif.

“Cu juga harus mendidik anggota taat pada perjanjian yang telah disepakati, artinya kalau sudah minjam harus membayar,” ujar Bupati

Pada kesempatan tersebut pula Bupati Sintang juga mengharapkan CU Bima kedepan memberikan fasilitas transaksi non tunai  serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi saat ini.

“beberapa CU lain sudah ada ATM-nya, CU Bima belum ada nih, kemudian IT nya  juga ditingkatkan,” saran  Bupati.

Senada dengan Bupati Sintang, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Bara, Marsianus SY juga mengharapkan Korerasi termasuk CU Bima supaya berinovasi.   Misalkan dengan membuat anak usaha lain yang peluang dan potensinya sudah dikaji.

“CU tidak akan bisa berkembang lagi tanpa inovasi sehingga  diperlukan anak-anak usaha yang menopang koperasi itu, seperti Keling Kumang Group,” ujar Marsianus

“Pemerintah juga tidak akan menarik pajak besar kepada CU, tetapi kita sadar harus membayar pajak meskipun kecil karena CU bukan lembaga kapitalis,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindutrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sintang, H Sudirman mengatakan RAT yang dilaksanakan koperasi merupakan implementasi dari Undang Undang 25 Tahun 1992 tentang Koperasi.

“Setiap koperasi wajib melaksanakan RAT sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang,” tegasnya.

“Kita mengapresiasi CU Bima  sudah laksanakan RAT,  CU ini adalah salah satu Koperasi Sehat di Kabupaten Sintang, Saya yakin CU ini semakin maju kedepan,” ujar Sudirman.

Antonius Pengurus Puskopdit Kapuas mengingatkan 7 CU Primer untuk mengembangkan CU dengan baik dan tidak melupakan tiga pilar CU yakni pendidikan, pemberdayaan dan swadaya. “saat ini ditambah dua pilar lagi yakni inovasi dan persatuan. disaat harga karet dan sawit turun, CU harus berinovasi. Persatuan erat kaitannya dengan persaingan ketat antar CU yang ada, namun saling menguatkan” terang Antonius.

Adrianus Lawi Ketua Kopdit Bima menjelaskan RAT merupakan wahana bagi pengurus mempertanggungjawabkan kinerjanya setiap tahun. Lawi menyampaikan CU Bima  tahun ini mengalami perkembangan yang cukup baik.

“Secara umum kinerja keuangan cukup baik, walau dipengaruhi harga komoditas  karet dan sawit. Aset dan anggota terus meningkat, secara kelembagaan juga kita mendapatkan penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional,” ungkapnya.

“ Kami mengajak pengurus dan anggota meningkatkan kinerja. tanpa anggota, CU Bima tidak akan maju dan kami akan terus memperluar pelayanan sampai ke beberapa kabupaten di Kalbar,” tandasnya.

Antonius Anton Ketua Panitia RAT Tahun Buku 2016 menjelaskan bahwa RAT merupakan pemegang keputusan tertinggi dalam CU Bima. “RAT tahun ini dihadiri oleh pengurus dan anggota dari 20 cabang yang ada” terang Antonius Anton. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY