Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot Saat Membuka Kegiatan O2SN – FLS2N Kecamatan Meliau Yang Ditandai Dengan Pemukulan Gong (Foto:Leo/Hms)
Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot Saat Membuka Kegiatan O2SN – FLS2N Kecamatan Meliau Yang Ditandai Dengan Pemukulan Gong (Foto:Leo/Hms)

KalbarOnline, Sanggau – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot membuka kegiatan Pekan Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan meliau, belum lama ini.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan piala bergilir O2SN – FLS2N kepada panitia, yang dihadiri Camat Meliau, unsur Forkopimka Meliau, sejumlah anggota DPRD dapil Meliau dan dewan guru serta murid tingkat SD, SMP dan SLTA se Kecamatan meliau.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan bahwa dalam setiap kompetisi maupun pertandingan hal yang perlu diperhatikan adalah sportivitas.

Artinya bertanding sesuai dengan aturan yang ada baik itu atlitnya maupun wasit yang mempimpin pertandingan atau perlombaan, jika ini dijalankan dengan sungguh – sungguh, akan melahirkan generasi bangsa yang tangguh di masa yang akan datang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup mengatakan bahwa dalam setiap event yang diselenggarakan, hendaknya anak – anak menunjukan prestasi sebaik mungkin dan kepada para wasit maupun dewan juri hendaknya memimpin dan mengamati seobjektiv mungkin.

“Jangan sampai salah dalam mengambil keputusan karena pertimbangan kedekatan atau sanak keluarga namun yang betul – betul berbakat atau memiliki potensi malah dikesampingkan, kita harus jeli dan fokus kepada yang berprestasi yang tentunya dapat mewakili Kecamatan Meliau di tingkat Kabupaten dimana tahun 2016 Kecamatan Meliau menduduki peringkat ketiga dan mudah – mudahan tahun ini dapat memperbaiki peringkat tersebut atau minimal dipertahankan,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa ajang ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkreasi, berkompetisi dan disinilah tempat untuk menunjukan kemampuan diri, semangat dan perjuangan bagaimana memberikan kontribusi bagi sekolahnya dan membawa nama baik daerahnya.

“Jangan takut bermimpi bahwa dengan semangat dan kebulatan tekad anak – anak akan mewakili suatu cabang sampai ke tingkat nasional, disinilah peran para guru atau pendidik bagaimana mencetak dan melahirkan bibit – bibit olahragawan yang handal, ini tentunya dilakukan dengan sungguh – sungguh, jangan hanya ikut – ikutan atau sekedar kewajiban saja, namun ini harus ditanamkan jiwa dan semangat patriot kepada setiap anak didik,” imbuhnya.

Hal lain yang tak kalah penting, lanjutnya, adalah dengan berolahraga dan seni, hidup akan lebih sehat dan pikiran menjadi jernih sehingga pengaruh negatif akan terhindar dengan sendirinya sebagaimana diketahui bersama bahwa saat ini bersama – sama berkomitmen Perang terhadap Narkoba.

“Kita persiapkan generasi yang bebas narkoba karena sasaran para pengedar adalah generasi muda  untuk itu kita harus waspada dan cegah. Berikan pemahaman dan arahan bahwa Narkoba akan merusak sendi kehidupan, baik sekarang maupun di masa mendatang. Jika generasi muda sudah dimasuki narkoba, maka harapan akan punah karena pikiran dan jiwanya sudah rusak,” pungkasnya.

Acara pembukaan ini juga dimeriahkan oleh Drum Band Gempita Meliau, senam massal, tarian dan atraksi pencak silat dari Persatuan Pencak Silat Melobok. (Leo/Tkm Humas)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY