Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Memberikan Sambutannya, Pada Pembukaan MTQ XXIII Sintang 2018 (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Memberikan Sambutannya, Pada Pembukaan MTQ XXIII Sintang 2018 (Foto: Sg/Hms)

Ditandai Dengan Pemukulan Bedug

KalbarOnline, Sintang – Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat tak surut, ribuan masyarakat tak terbendung sehingga memenuhi tribun Stadion Baning Sintang untuk menyaksikan langsung pembukaan MTQ XXIII Kabupaten Sintang yang dibuka secara langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, yang ditandai dengan pemukulan bedug, Jum’at malam (24/3).

Hadir pula para tamu undangan seperti Anggota DPR – RI, H Sukiman, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Sultan Sintang, jajaran forkopimda dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam pembukaan MTQ XXIII tingkat Kabupaten Sintang tersebut menghadirkan Qori Internasional, KH Muammar ZA sebagai tamu untuk mengisi pembukaan dengan membacakan lantunan ayat-ayat suci Al – Qur’an.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ diperluas menjadi ajang merawat nilai-nilai kebangsaan.

“Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ini selain dirancang untuk lomba beradu suara dan keindahan irama tetapi juga dapat menjadi ajang untuk merawat nilai-nilai kebangsaan,” kata Bupati.

Menurut Bupati, MTQ membuktikan dan mampu memperkuat nilai keagamaan sekaligus nilai kebangsaan.

“MTQ mampu melibatkan berbagai pemeluk agama lain untuk saling bekerjasama, didalam MTQ ini terdapat nuansa kemesraan spiritual sehingga berbagai komunitas agama dapat bertemu, berbaur dan merasa menjadi bagian yang utuh. Disinilah buktinya kalau MTQ mampu memperkuat nilai keagamaan dan nilai kebangsaan,” tuturnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, sambung Bupati, pelaksanaan MTQ XXIII tahun 2018 ini dapat membangun masyarakat Kabupaten Sintang yang religius sesuai dengan RPJMD 2016 – 2021.

“Nilai dan semangat MTQ ini diharapkan dapat mampu membentuk generasi Qur’ani di Kabupaten Sintang yang menjadikan Al – Qur’an sebagai pedoman hidup, membaca, serta mengamalkannya dalam seluruh aspek kehidupan, dan generasi ini diharapkan dapat menjawab tantangan globalisasi yang sedang kita jalani saat ini,” tukasnya.

Bupati juga mengajak kepada seluruh kafilah kecamatan, para dewan juri dan seluruhnya yang terlibat untuk dapat mensukseskan pelaksanaan MTQ sebagai syiar, ibadah dan dakwah kebangsaan.

“Mari kita bangun kompetisi yang sehat, yang baik agar Kabupaten Sintang mampu mendapatkan kader – kader Qori dan Qoriah terbaik untuk dapat berlaga di MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat mendatang,” ajaknya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada KH Muammar ZA yang telah hadir dan menjadi tamu spesial, saya yakin kehadiran beliau dapat menginspirasi kita untuk terus berupaya mencetak Qori – Qoriah sampai ke taraf internasional yang berasal dari Kabupaten Sintang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sintang, H Abdurrasyid mengungkapkan keberadaan LPTQ berguna untuk mengembangkan amanah serta membina dan mengembangkan prestasi para Tilawah Qur’an di Kabupaten Sintang.

“Jadi semua ini perlu dikembangkan dan dibina tentu harus ada dukungan dan sinergisitas antara pemangku kepentingan dari LPTQ, Kementrian Agama dan Pemerintah Daerah untuk dapat menghimpun Tilawah Qur’an ini,” kata dia.

Menurutnya, Kabupaten Sintang sudah 10 tahun tidak menyelenggarakan kegiatan MTQ.

“Sejak 2008 kita tidak pernah melaksanakan MTQ tingkat Kabupaten Sintang, sekitar 10 tahun silam, tentu umat Islam merindukan MTQ, Alhamdulillah malam ini kita dapat menyelenggarakan MTQ untuk mengobati rasa rindu masyarakat,” ungkapnya.

“Mari kita sambut dengan khidmat pelaksanaan MTQ XXIII tingkat Kabupaten Sintang tahun 2018 ini, tetaplah menjaga keamanan dan ketertiban sehingga agenda-agenda MTQ dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXIII tahun 2018 tingkat Kabupaten Sintang, H Joni Nurhaili mengatakan bahwa kegiatan MTQ ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembinaan baca Qur’an ditengah-tengah umat Islam di Kabupaten Sintang.

“Jadi kita tingkatkan kecintaan umat muslim terkait isi kandungan yang ada di dalam Al – Qur’an, selain itu juga kita saling mempererat persatuan antar umat Islam dan umat lainnya, juga ajang menjaring bibit potensial Qori dan Qoriah yang nantinya akan dibawa ke penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada bulan Juli 2018 di Kabupaten Mempawah,” kata Joni.

Joni menjelaskan kepada seluruh masyarakat, kafilah dan tamu undangan bahwa pelaksanaan MTQ XXIII tahun 2018 ini menggelar 5 (lima) jenis lomba yang diikuti oleh 14 Kecamatan se-Kabupaten Sintang.

“Jenis lomba itu ada lima, yaitu Tilawah Al – Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tartil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Khat/Kaligrafi, yang semuanya itu diikuti oleh 14 Kecamatan se – Kabupaten Sintang dengan jumlah peserta 226 dan 176 official sehingga totalnya sebanyak 402 orang,” jelasnya. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY