Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Memberikan Sambutannya Pada Pembukaan Dialog Lintas Agama Bersama FKUB (Foto: Mus/Hms)
Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Memberikan Sambutannya Pada Pembukaan Dialog Lintas Agama Bersama FKUB (Foto: Mus/Hms)

KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si membuka secara resmi dialog lintas agama yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) bekerjasama dengan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sekadau, Sabtu (9/9) pekan lalu.

Turut hadir dalam kegiatan yang bertajuk merajut kebersamaan dalam membangun persaudaraan sejati ini antara lain Kepala Kemenang, Ketua FKUB, Narasumber, para pengurus masjud, pengurus gereja, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, TNI, Polri dan undangan lainnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sekadau, H Isnaini mengatakan perbedaan dalam kehidupan manusia merupakan anugrah dari Tuhan dan menjadi indah bilamana perbedaan tersebut dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ditempat yang sama Kepala Kantor Agama Kabupaten Sekadau, Dorohman S.Ag, menyatakan Kerukunan umat beragama memiliki trilogi kerukunan yaitu seagama, antar umat beragama dan antara umat dengan pemerintah. Ditegaskannya lagi, jika tidak ada trilogi atau salah satu tidak terpenuhi, maka akan terjadi kepincangan dalam beragama.

Ia juga menyatakan bahwa para tokoh agama merupakan panutan umat masing-masing agama, dan dalam keberagaman beragama peran para tokoh agama sangat besar dan mengedepankan dialog dalam kehidupan beragama.

Sementara Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada FKUB dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau yang telah melaksanakan dialog lintas agama ini.

Menurutnya kagiatan silahturahmi seperti seperti ini harus dilaksanakan secara kontinyu dalam rangka membina hubungan baik antar umat beragama di Kabupaten Sekadau.

Orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini juga menuturkan bahwa hubungan baik antar umat beragama di Kabupaten Sekadau sejak dari dulu hingga sekarang sudah berjalan dengan sangat baik. Hal itu menurutnya tidak terlepas dari peran serta dan kerjasama dari semua tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat Kabupaten Sekadau.

Lebih jauh Bupati mengatakan, toleransi antar umat agama di Sekadau harus dibina dengan baik oleh semua pemangku kepentingan termasuk masyarakat.

“Kita komitmen bahwa toleransi adalah harga mati. Kita ciptakan Sekadau menjadi daerah yang tetap aman, kalau kita sudah aman, semuanya akan berjalan dengan damai dan tenang, petani bisa bekerja, pedagang bisa berjualan yang pegawai bisa melaksanakan tugasnya dan seterusnya. Sekali lagi terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Sekadau yang sudah menjaga tolerensi dengan baik. Mari kita bangun Sekadau ini menjadi daerah yang maju, mandiri dan berdaya saing,” pungkas Bupati. (Mus/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY