Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Nomor Urut Dua, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, Saat Silaturahmi di Istana Alwatzikhoebillah Sambas (Foto: Ist)
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Nomor Urut Dua, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, Saat Silaturahmi di Istana Alwatzikhoebillah Sambas (Foto: Ist)

KalbarOnline, Sambas, Pontianak – Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2 (dua), Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot, bersama rombongan dalam lanjutan safari kampanyenya, melakukan silaturahmi ke Keraton Alwatzikhoebillah Sambas.

Kedatangan Karolin – Gidot diterima langsung oleh kerabat-kerabat Istana Alwatzikhoebillah Sambas, diawali dengan prosesi tepung tawar dan penyerahan kain selendang tenun Sambas kepada Karolin dan penyerahan tanjak Melayu Sambas kepada Gidot, sebagai tanda penghormatan kepada tamu yang datang.

Dalam kesempatan tersebut, Karolin mengucapkan terima kasih bahwa dirinya bersama pasangannya Gidot dapat diterima oleh kerabat Istana Alwatzikhoebillah Sambas.

Namun, kunjungan Karolin – Gidot di Keraton Alwatzikhoebillah Sambas, disalahartikan oleh simpatisan pasangan calon nomor urut 2 (dua) ini sebagai bentuk dukungan resmi pihak Istana terhadap paslon ini.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang kerabat Istana yang enggan disebutkan namanya ini menegaskan bahwa, kunjungan tersebut bukan merupakan bentuk dukungan Istana Alwatzikhoebillah Sambas terhadap pasangan calon Karolin – Gidot, melainkan hanya sebatas silaturahmi.

“Kami selalu menerima siapapun yang bertamu, atau secara khusus paslon di Pilgub Kalbar, sepanjang dalam agenda silaturahmi, Insha Allah kami terima. Tetapi dalam silaturahmi tadi, tidak ada satupun statmen yang menyatakan bahwa Istana Alwatzikhoebillah Sambas mendukung. Saya hanya meluruskan isu yang berkembang,” tutur dia. (Mur)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY