Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat dan Ilustrasi Pilgub 2018 (Foto: MD Group)
Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat dan Ilustrasi Pilgub 2018 (Foto: MD Group)

KalbarOnline, Sekadau – Meski pelaksanaan Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat masih menyisakan waktu 1 (satu) tahun lagi, namun Polres Sekadau sudah mempersiapkan langkah pengamanan. Salah satunya, pengendalian aksi massa yang bisa terjadi pasca pencoblosan Pilgub.

Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat SIK mengatakan bahwa pihaknya bahkan sudah memetatakan daerah – daerah vital yang patut dijaga saat Pilgub nanti. Mereka bahkan sudah merancang langkah – langkah pengamanannya.

“Untuk kawasan perkantoran Pemkab Sekadau ini, kita akan mengisolasi massa dengan titik persis di bundaran kedua jalan masuk Kantor Bupati Sekadau ini,” ucap Yury di kantor Bupati Sekadau, belum lama ini.

Bundaran kedua itu, lanjutnya, berada persis di depan bangunan Kantor Bupati. Bundaran tersebut berada di pertigaan paling ujung, jalan akses masuk Kantor Bupati dengan jalan keliling kiri dan jalan keliling kanan kompleks perkantoran Pemkab Sekadau.

“Jadi nanti kita akan tahan disini. Kita akan latih personil kita dengan sistem pengamanan kota. Nanti Pak Kabag Ops yang akan melatihnya,” ulas Yury.

Titik bundaran itu berada sekitar 2 KM dari pertigaan ruas Jalan Sekadau – Sintang. Itu merupakan satu – satunya jalan masuk ke kawasan perkantoran Pemkab Sekadau yang didalamnya ada Kantor Bupati, Kantor DPRD, OPD, Kejaksaan dan KPU Kabupaten Sekadau.

“Kenapa kita pilih menahan disini, karena jauh dari jalan raya. Kalau kita tahan di depan (pertigaan jalan akses masuk Kantor Bupati dengan Jalan Sekadau – Sintang, red), dapat menimbulkan kemacetan,” pungkas Yury.

Sementara Ketua KPU Sekadau, Gusti Mahmud Buang SE mengatakan bahwa saat ini tahapan Pilgub belum dimulai.

“Tapi sesuai dengan undang-undang, pencoblosan Pilgub akan dilakukan bulan Juni tahun 2018 mendatang,” ucapnya.

Berkaca dari penyelenggaraan Pilkada yang sudah beberapa kali dilakukan, tahapan Pilgub biasanya akan dimulai 6 bulan sebelum masa pencoblosan dan 2 bulan setelah pencoblosan.

“Jadi diperkirakan bulan November atau Desember tahun ini, baru dimulai proses tahapan Pilgub,” tandasnya. (b/Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY