Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok Yang Didampingi Timsesnya Saat Menggelar Konferensi Pers Usai Pilkada DKI Putaran Kedua (Foto: Kumparan)
Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok Yang Didampingi Timsesnya Saat Menggelar Konferensi Pers Usai Pilkada DKI Putaran Kedua (Foto: Kumparan)

KalbarOnline, Jakarta – Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat berbesar hati menerima kekalahan Pilkada DKI Jakarta versi quick count dari berbagai lembaga survei.  Mereka mengucapkan selamat atas kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Pertama, kita sudah melihat hasil perhitungan secara quick count, tentunya nanti kita akan juga menunggu hasil penghitungan secara real count yang nanti akan diumumkan oleh KPUD Jakarta,” kata Djarot dalam keterangan pers di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/4) pukul 17.10 WIB.

“Berdasarkan quick count, pasangan Anies-Sandi unggul, sebab itu saya mengucapkan selamat, sambil menunggu nanti hasil penghitungan secara real count resmi dikeluarkan KPUD,” sambungnya.

Djarot mengapresiasi seluruh pendukungnya  yang telah mendukung mereka di Pilgub DKI 2017. Ia berharap semua pihak menerima apa pun hasilnya.

“Kami mengharap semua pihak untuk bisa menahan diri dan untuk bisa menjaga rasa kebersamaan yang sudah terbangun selama ini. Dan kami betul merasakan, bagaimana perjuangan gigih dari seluruh kader partai pendukung dan seluruh relawan dan masyarakat yang berusaha berjuang sampai akhir, dan sudah memberikan hak pilihnya,” bebernya.

Senada dengan Djarot, Ahok juga mengucapkan selamat kepada Anies-Sandi yang menang dalam hitung cepat. Ia menyebut akan tetap menuntaskan pekerjaan sebagai gubernur DKI sampai Oktober 2017.

“Selamat untuk Anies-Sandi. Sekarang sistem terbuka jadi semua bisa melihat perencanaan pembangunan di DKI termasuk Anies-Sandi. Tapi saya akan tetap menuntaskan pekerjaan ini sampai tuntas hingga 6 bulan ke depan,” ujar Ahok yang mengenakan kemeja warna biru ini. (Rok/Kumparan.com)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY