Adya Novali Foto Bersama Peserta Coaching Clinic Ketapang (Foto: Adi LC)
Adya Novali Foto Bersama Peserta Coaching Clinic Ketapang (Foto: Adi LC)

Sedang Persiapkan Atlet Binaragawan Asal Ketapang

KalbarOnline, Ketapang – Atlet Binaraga Indonesia yang telah mengharumkan nama Indonesia melalui berbagai ajang kejuaraan binaraga dunia yang diantaranya adalah Arnold Classic di Amerika dan Master Olimpia di Australia, adalah Adya Novali, atlet kelahiran Ketapang 7 Juli 1979 yang akrab disapa Rajali berharap agar industri olahraga kebugaran atau yang lebih dikenal dengan fitness atau gym dapat berkembang dengan pesat di tanah air.

Untuk itu EO dan CEO Indonasty ini sengaja datang ke kota kelahirannya, menggelar Coaching Clinic, bagaimana teknik – teknik latihan yang benar membentuk otot – otot tubuh dengan pola makan  dan olahraga yang teratur.

Disela – sela kesibukannya memberikan materi coaching clinic fitness di tempat kebugaran Olympus Fitness Center yang terletak di Jalan Sisingamaraja Ketapang, kepada KalbarOnline mengungkapkan keprihatinannya terhadap cabang olahraga binaraga di Kabupaten Ketapang yang cukup jauh tertinggal di banding kota lainya, lantaran masih sedikitnya tempat fitness sementara di kota – kota lainnya, menurut Rajali setidaknya ada minimal 10 tempat fitnes.

“Di kota – kota lain itu minimalnya ada 10 tempat fitness, sedangkan di Ketapang ini ‎hanya ada 2 (dua) tempat fitness yang artinya sangat jauh tertinggal,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kedatangannya kali ini ke Ketapang merupakan titik awal dari rangkaian road show ke 10 kota untuk menggelar coaching clinic fitness untuk memberikan pelatihan dan motivasi kepada atlet – atlet binaragawan muda yang menurutnya perlu diberikan masukan dan dukungan moril, agar atlet atlet binaraga dapat berkembang dan mendunia.

Menurutnya saat ini pemerintah masih sangat kurang memberikan perhatian terhadap cabang olahraga binaraga sehingga atlet – atlet kurang mendapat pembinaan baik pelatihan dan sarana.

“Selama ini saya bekerja dan berusaha sendiri untuk bisa berprestasi karna belum ada dukungan dari pemerintah, untuk mengikuti event – event skala internasional, biaya sendiri dan bantuan dari klien, saya sudah memberikan hasil prestasi saya, sekarang tinggal pemerintah yang menilai,” tuturnya.

Ia sangat berharap agar pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat memberikan perhatian terhadap sarana dan prasana latihan atlet binaraga pada khususnya, sehingga pemuda dan pemudi lebih mudah menyalurkan minatnya karena lebih efektif untuk berlatih dengan sarana yang lengkap dan dapat menjauhkan dari pergaulan negatif seperti tindak kriminal serta narkoba.

“Saat ini saya sedang mempersiapkan salah satu peserta coaching clinic yang berasal dari Kabupaten Ketapang, untuk berlaga di event kejuaraan binaraga di bulan Agustus mendatang, yang akan di gelar di Kalimantan Barat, mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.

Perlunya campur tangan pemerintah yang lebih serius lagi dalam mengembangkan cabang – cabang olah raga sangat diharapkan oleh para atlet atlet, karena sudah banyak atlet negeri ini yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (Adi LC)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY