Wakil Komandan Brigif Khatulistiwa dan Komandan Raider Khusus Bataliyon 644 Walet Sakti, Foto Bersama (Foto: Ishaq)
Wakil Komandan Brigif Khatulistiwa dan Komandan Raider Khusus Bataliyon 644 Walet Sakti, Foto Bersama (Foto: Ishaq)

Pengaman Perbatasan dan Memburu OPM

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Dalam rangka pengamanan wilayah perbatasan di Provinsi Papua, sebanyak 450 prajurit TNI Batalyon Infanteri Raider 644/Walet Sakti Kabupaten Kapuas Hulu yang merupakan prajurit TNI pilihan melakukan latihan sebelum penugasan di perbatasan Papua, demikian disampaikan komandan Satgas 644/Walet Sakti, Brigif 19, di pos latihan simpang Melapi dan di Desa Sibau Hulu.

Pelatihan pratugas ini merupakan gabungan seluruh batalyon yang ada di Kalimantan Barat dengan pusat pelatihan di Kabupaten Kapuas Hulu yang terdiri dari dua pos pusat latihan yaitu di Putussibau Utara lokasinya Desa Seluan, dan Putussibau Selatan Desa Melapi.

Latihan pra tugas ini dilaksanakan selama 15 hari, yaitu latihan swiping, bagaimana mengirim logistik, patroli patok.

Sedangkan anggota – anggota mengikuti pra tugas ini adalah anggota batalyon yang dimasing – masing lokasi diseleksi, baik masalah fisik, kesehatan dan lain-lain harus memiliki kemampuan lebih dari anggota lain.

Mengingat lokasi di tempat penugasan ini betul-betul memerlukan fisik kuat, karena medan yang berbukitan serta tingkat kerawanan, konflik antar suku, serta penyebaran Organisasi Papua Merdeka (OPM) sampai saat ini terus di buru oleh TNI – Polri.

“Jadi prajurit yang akan ditugaskan kesana harus diberikan pembekalan, sehingga pada saat bertugas mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnta,” tutur Wakil Komandan Brigrif 19 Khatuistiwa, Letkol F Sianturi. (Ishaq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY