Terima Sertifikat dari Menteri AHY, Warga Petuk Katimpun: Bangga, Terima Kasih Sudah Serahkan Sertifikat Kami

KalbarOnline, Palangka Raya – Sertifikat tanah menjadi hal yang sangat dinantikan oleh para pemilik tanah, termasuk warga Petuk Katimpun, Palangka Raya. Masyarakat merasa lebih senang dan bangga saat sertifikat tanah, apalagi jika terima langsung dari seorang Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Terima kasih Pak Menteri sudah mau turun ke lapangan menyerahkan sertifikat kami. Perasaan saya bangga sekali, tidak pernah secara langsung bertemu Pak Menteri, bukan main rasanya menjabat tangan menteri. Pengalaman berharga,” ujar Hedi Idar (64 tahun) yang baru saja menerima sertifikat dari tangan Menteri AHY, Jumat (28/06/2024).

IKLANBANKKALBARIDULADHA

Hedi Idar adalah salah satu dari 12 masyarakat penerima sertifikat tanah di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Perasaan lega pun muncul setelah memegang sertifikat tanah bersama dengan istrinya.

Baca Juga :  Menko PMK: Pernikahan Anak Sangat Berpotensi Menambah Angka Kemiskinan

“Tinggal di sini tahun 80-an, asli orang sini. Baru hari ini punya sertifikat. Nggak ada waktu mengurus sertifikatnya. Kami sebelumnya takut mahal ternyata ini gratis dan cepat,” tutur Hedi Idar yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

Perasaan haru juga tampak di wajah Hamdanah (43 tahun) yang telah menempati rumahnya sejak muda tanpa adanya sertifikat tanah. Menurutnya, pengurusan sertifikat tanah sebelum ia kenal program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sulit dimengerti dan menguras waktu. Ia pun bersyukur program PTSL menyentuh hingga pelosok tempat tinggalnya.

“Tinggal di sini sejak tahun 1997 sejak masih hutan. Banyak terima kasih kepada Pak Menteri karena sudah memberikan sertifikat. Dulu saya tidak tahu cara mengurus sertifikat tapi dibantu oleh BPN Kota Palangka Raya,” ungkap Hamdanah.

Baca Juga :  bank bjb Tawarkan ORI024, Semakin Menarik dengan Tenor hingga 6 Tahun

Pada kesempatan penyerahan sertifikat tanah secara door to door ini, Menteri ATR/Kepala BPN mengimbau masyarakat untuk tidak konsumtif, melainkan untuk kegiatan-kegiatan produktif.

“Sertifikat ini kalau dijaminkan agar benar-benar menjadi modal usaha, agar bisa produktif dan setelah itu baru menghasilkan keuntungan,” tegasnya.

Turut mendampingi Menteri AHY dalam kunjungan kerja ini Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran. (Jau)

Comment