GOR Terpadu Ayani Rampung Dikawal TNI-Polri, Kapolda: Berani “Utak-atik” Berarti Siap Berhadapan dengan Kami!

KalbarOnline, Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen Pol Pipit Rismanto turut menghadiri peresmian Gelanggang Olahraga (GOR) Terpadu Ayani Pontianak, Provinsi Kalbar, pada Minggu (16/06/2024) sore.

Saat diwawancarai awak media, Irjen Pol Pipit Rismanto meminta kepada semua pihak untuk dapat menggunakan serta menjaga fasilitas GOR Terpadu Ayani Pontianak bersama-sama, jangan sampai ada yang merusak atau memperburuk citranya.

IKLANBANKKALBARIDULADHA

Hal itu disampaikan Kapolda Pipit, lantaran pihaknya bersama TNI Angkatan Darat turut mengawal proses pembangunan GOR ini hingga selesai. Dan selama dalam pengawasan tersebut, situasi-kondisi berjalan aman dan terkendali.

“Mari kita jaga sama-sama, jangan coba-coba ada yang membuat gangguan terhadap GOR ini, apalagi (proyek) ini dilaksanakan secara hati-hati dan optimal, kalau ada yang ganggu-ganggu, berarti siap berhadapan dengan kami,” jelas Kapolda Kalbar usai peresmian.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan saat menghadiri peresmian GOR Terpadu Ayani Pontianak
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan saat menghadiri peresmian GOR Terpadu Ayani Pontianak (Foto: Jau/KalbarOnline.com)

Secara tersirat, dirinya pun seolah memberikan kesan kalau proyek yang menghabiskan dana sekitar Rp 100 miliar itu bebas dari dugaan penyimpangan, di mana semua item telah dikerjakan berdasarkan bestek—sesuai dari kesepakatan kontrak dan tahapan yang ada—terlebih lagi karena memang pengerjaan proyeknya pun mendapat pengawasan langsung oleh aparat Polda Kalbar dan TNI.

“Ini pembangunan bermanfaat, bukan ‘ngarang-ngarang’. Ini program Pemprov (Kalbar), yang kami TNI-Polri kawal dengan baik, sehingga bisa diminimalisir semua masalah,” terangnya.

Sebelumnya, dalam sambutan peresmian GOR yang berlokasi di kawasan Gelora Khatulistiwa Pontianak tersebut, Kapolda Kalbar juga menekankan agar jangan ada pihak-pihak yang coba “mengutak-atik” pembangunan GOR ini, yang mana dikhawatirkan dapat membuat citra GOR yang seharusnya menjadi kebanggaan publik Kalbar ini rusak karena polemik atau isu-isu yang tidak jelas.

“Kenapa saya diberikan kesempatan memberikan sambutan? Apa hubungannya dengan peresmian GOR Terpadu Ayani ini? Saya perlu informasikan, saya diberikan kepercayaan oleh Pak Pj Gubernur (mengawal pembangunannya, red),” kata dia.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Forkopimda Kalbar dan mantan Gubernur Kalbar Sutarmidji saat meninjau bagian dalam GOR Terpadu Ayani Pontianak
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Forkopimda Kalbar dan mantan Gubernur Kalbar Sutarmidji saat meninjau bagian dalam GOR Terpadu Ayani Pontianak (Foto: Jau/KalbarOnline.com)

“Dan (GOR) ini adalah janji Pak Sutarmidji waktu itu, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Sutarmidji dan Pak Pj Gubernur (Harisson) yang saat itu Sekda Provinsi Kalbar, beliau memberikan Kapolda kepercayaan untuk asistensi. Ini bukan proyek Kapolda, ini program Pak Gubernur periode 2018 – 2023 yang dilanjutkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Irjen Pol Pipit Rismanto menceritakan, bahwa keterlibatan Polda Kalbar dalam pengawasan GOR Terpadu tersebut berawal dari kenyataan bahwa ekonomi Kalbar mendekati level yang tidak baik-baik saja, lantaran diterpa pandemi Covid-19. Sehingga mau tak mau dibutuhkan kreasi bagaimana satgas percepatan investasi ikut mendorong pemulihan ekonomi, agar tak berlarut-larut.

Baca Juga :  Pilwako Pontianak, Bang Midji: Enjoy Aja

“Kita perlu melakukan kreasi-kreasi, antaranya bagaimana mengkolaborasikan event olahraga, entertainment atau hiburan dan juga mengangkat ekonomi daerah. Ini perlu dipikirkan secara kreatif,” kata dia.

“Kemudian apabila ekonomi level menengah ke bawah itu dibangkitkan, pasti semua sektor lainnya juga akan hidup, artinya ini juga bisa mengendalikan inflasi di wilayah kita—(yang akhirnya) akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Irjen Pol Pipit.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Forkopimda Kalbar dan mantan Gubernur Kalbar Sutarmidji saat meninjau bagian dalam GOR Terpadu Ayani Pontianak
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Forkopimda Kalbar dan mantan Gubernur Kalbar Sutarmidji saat meninjau bagian dalam GOR Terpadu Ayani Pontianak (Foto: Jau/KalbarOnline.com)

Kapolda merasa, bahwa penuntasan pagebluk covid merupakan tanggung jawab bersama. Ia pun turut berkoordinasi dengan beberapa pihak, salah satunya PBVSI, bagaimana agar event-event besar dapat kembali digelar pasca pandemi, demi percepatan pemulihan perekonomian Kalbar.

“Sudah dijanjikan oleh PBVSI bahwa ke depan event internasional bola voli akan diadakan salah satunya di Kalbar,” katanya.

“Nanti tanggal 20 kita akan laksanakan Proliga sebagai tuan rumah. Kalbar merupakan tuan rumah pertama di Kalimantan. Kami harapkan semua mendukung, meramaikan, dan ini akan dilihat dunia internasional. Semua pemain internasional juga akan hadir di sini mewakili klub masing-masing,” sambungnya lagi.

Tak hanya itu, usai Proliga, di GOR Ayani ini juga akan diselenggarakan event Kapolda Cup dan Kapolri Cup dan lainnya. Di mana PBVSI pun siap akan menjadikan Kalbar sebagai tuan rumah apabila ada event bola voli internasional.

“Dengan adanya GOR baru ini, mari kita rawat bersama. Agar bisa dinikmati dalam jangka waktu yang lama. Mudah-mudahan ini bisa dinikmati masyarakat Kalbar. Saya hanya sekedar membantu mengawasi, meng-asistensi, tidak ikut ‘cawe-cawe’ dalam perencanaan,” katanya.

“Mari kita dukung program-program pemerintah untuk mengendalikan inflasi dengan semua cara, apakah itu event nasional maupun internasional, tetap dorong UMKM, walaupun nanti Proliga hanya 4 hari, mudah-mudahan bisa membangkitkan UMKM, sudah kita siapkan tempatnya. Tiket masuk nanti bukan untuk cari keuntungan, itu semua untuk penyelenggaraan, yang penting wajib belanja di stand UMKM,” kata Kapolda Kalbar.

Baca Juga :  Lestari Capital Luncurkan Mekanisme Pembiayaan Inovatif Untuk Perlindungan dan Restorasi Hutan

Dengan semua upaya yang telah dilakukan secara kolaboratif, kembali ia sangat berharap agar masyarakat Kalbar dapat merasakan multiplier effect dari keberadaan GOR Terpadu Ayani ini, sehingga ke depan Kalbar terus berangsur bangkit secara ekonomi dan sekaligus dilirik mata nasional dan dunia.

“Keberadaan (personel TNI-Polri) hampir setiap hari, dalam seminggu beberapa kali ke sini, kami khawatir ada yang ganggu, makanya kami siapkan pasukan bersenjata dibantu Pak Pangdam, agar proyek ini berjalan cepat dan tidak boleh ada gangguan, (kadang ada saja) macam-macam biasanya kalau ada pembangunan, banyak sekali yang mengganggu,” tutup Kapolda.

Sementara itu, Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan turut bersyukur bahwa GOR Terpadu Ayani Pontianak akhirnya bisa rampung dan diresmikan.

“Saya atas nama pribadi, atas nama Pangdam XII/Tanjungpura memberikan rasa hormat, apresiasi, terutama kepada pemerintah dengan kepemimpinan saat itu Pak Sutarmidji yang dilanjutkan Pak Harisson yang sudah mewujudkan mungkin ini impian dari masyarakat Kalimantan Barat yang memang sudah merindukan, mendambakan GOR yang seperti ini berstandar internasional, ini luar biasa,” ucapnya.

Panglima membenarkan, bahwa pihaknya bersama Polda Kalbar ikut melakukan asistensi terhadap jalannya proyek tersebut. Ia merasa punya tanggungjawab bersama untuk memajukan olahraga Kalbar dan perekonomian sebagai dampak ikutan dari keberadaan GOR tersebut.

Tak hanya itu, selain pengawalan, pihak Kodam XII/Tanjungpura juga siap turut meramaikan GOR A. Yani dengan berbagai event yang digelar, salah satunya yakni Pangdam Cup—yang digelar sebagai satu rangkaian dari peringatan HUT Kodam XII/Tanjungpura dalam waktu dekat ini.

“Kami juga dalam rangka ulang tahun kodam nanti 17 Juli—seperti yang disampaikan Pak Kapolda, bahwa nanti ada Kapolda Cup, Kapolri Cup—kita juga selenggarakan Pangdam Cup, yang akan diselenggarakan di GOR ini,” katanya.

“Mari kita sama-sama untuk menjaga, merawat dan memelihara GOR ini, sehingga bisa menghasilkan atlet-atlet yang bisa tampil untuk membawa harum (nama) Kalimantan Barat,” tutup Panglima Iwan Setiawan. (Jau)

Comment