Bisnis Budi Daya Madu Kelulut Angkat Perekonomian Warga Melawi

KalbarOnline, Melawi – Warga di Dusun Sebaju, Desa Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi kini menyimpan potensi ekonomi unggulan dari produksi budi daya madu kelulut.

Japri, salah seorang warga yang membudidayakan madu kelulut menyebutkan, bahwa ada puluhan warga di Dusun Sebaju yang saat ini masih aktif melakukan budi daya lebah tawon jenis kelulut ini.

Menurutnya, budi daya ini sudah dilakukan sejak lima tahun lalu. Bahkan, hasil madunya sudah terjual hingga ke luar Provinsi Kalbar, baik melalui pesanan online maupun datang langsung ke Dusun Sebaju.

Dia mengungkapkan, budi daya madu kelulut sangatlah mudah, hanya menyiapkan kotak sarangnya yang terbuat dari kayu atau bahan triplek sesuai dengan selera ukuran, kemudian diletakkan pada pekarangan, samping atau belakang rumah.

“Punya saya sendiri saat ini ada 8 kotak. Alhamdulillah hasil panen memuaskan, bisa mengangkat potensi ekonomi keluarga,” kata Japri, Jumat (04/11/2022).

Terkait panen madu, lanjut dia, bisa dilakukan dalam satu minggu sekali. Dari 8 kotak sarang ini bisa menghasilkan madu sekitar 2 liter. Kemudian dikemas dalam ukuran botol kecil untuk dijual dengan harga per botol Rp 80.000.

Dia menceritakan, bisnis budi daya madu kelulut memang sedikit banyak bergantung dengan cuaca. Jika saat musim hujan dan musim berbunga tanaman, maka produksi madunya akan cukup banyak.

“Kalau musim kemarau produksi madu akan berkurang karena tanaman mengalami kekeringan yang mempengaruhi sedikit atau banyaknya makanan lebah, antara lain sumber dari bunga tanaman,” ungkapnya.

Selain itu, jika tanaman pada saat musim berbunga akan berpengaruh ke rasa madu menjadi lebih manis dan kental, sedangkan saat tanaman tidak dalam kondisi berbunga, maka madu akan terasa sedikit asam, namun tidak mempengaruhi kualitas madu.

BACA JUGA:  Polsek Kota Baru Amankan Warga Penjual Miras

Ditambahkan Japri, dari hasil budi daya madu kelulut tersebut, secara umum mampu mengangkat kesejahteraan ekonomi masyarakat Dusun Sebaju. (BS)

Comment