Sesuai Hasil Rakernas, Segini Target Perolehan Kursi PAN di 2024

KalbarOnline, Pontianak – Dewan Pengurus Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Kalbar menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2022, di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (20/08/2022). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi.

Dalam kesempatan itu, Viva mengungkapkan, bahwa sesuai dengan hasil Rakernas PAN 2021, pihaknya telah menetapkan target terhadap perolehan kursi di DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten dan kota pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

“Sesuai dengan hasil rakernas 2021, menegaskan bahwa kursi DPR RI (sebanyak) 11 persen atau setara dengan 64 kursi di DPR RI, kemudian untuk DPRD provinsi/kabupaten dan kota, mempertahankan kursi di dapil yang sudah ada, dan sekuat tenaga untuk menambah kursi di dapil tersebut,” kata Viva.

Viva menyampaikan, sesuai amanat dari Rakernas PAN 2021 pula, bahwa bagi dapil yang belum memiliki perolehan kursi sama sekali pada Pileg sebelumnya, diwajibkan agar berupaya untuk mendapatkan minimal 1 kursi.

“Tapi bagi dapil yang belum ada kursi, wajib untuk mendapatkan minimal 1 kursi (untuk) tingkat DPRD provinsi/kabupaten/kota,” jelasnya.

Dengan demikian, Viva mengatakan, bahwa target tersebut secara berjenjang juga berlaku bagi DPW PAN Kalbar. Dimana kedepannya, PAN Kalbar dituntut untuk mengisi kekosongan kursi di dapil Kalbar 2.

“Target dari DPP PAN untuk dapil Kalbar 1 dan 2, itu harus ada kursi untuk DPR RI, dapil 1 kan sudah, nanti dapil 2 wajib punya mendapatkan 1 kursi di DPR RI, karena selisih (pada Pileg) kemarin kan hanya sekitar 9 ribu saja, sedikit,” ucapnya.

Viva pun optimis bahwa dibawah kepemimpinan Ketua DPW PAN Kalbar, Boyman Harun, target-target yang diberikan itu akan tercapai dengan baik.

BACA JUGA:  Fahrur Rofi Pimpin DPD PAN Sambas : Pulang ke Rumah

“DPW PAN Kalbar dibawah pimpinan Pak Boyman Harun sudah solid, kompak, kita akan mempercepat penyelesaian pendataan untuk saksi, ini rata-ratanya sudah 50 persen lebih, dan akan kita tingkatkan, karena (tiap) TPS harus ada 2 saksi masing-masing–di seluruh Indonesia termasuk di Kalbar,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Provinsi Kalbar, Boyman Harun menyampaikan, kalau pihaknya akan meggenjot target perolehan kursi setinggi-tingginya di Pileg 2024 nanti. Bersama seluruh kader, dirinya pun siap bekerja keras untuk memenangkan PAN di Kalbar.

“Pada dasarnya kinerja seluruh kader diwajibkan dengan target-target yang setinggi-tingginya. Artinya saya selaku Ketua DPW PAN Provinsi kalbar akan melaksanakan target itu, sesuai dengan kemampuan dan kinerja seluruh kader yang ada di daerah,” katanya.

Boyman menegaskan, bahwa capaian kursi menjadi hal yang wajib bagi partai politik. Karena menurutnya, tujuan akhir dari berpartai adalah bagaimana mengumpulkan sebanyak-banyaknya kader partai untuk masuk ke dalam pemerintahan, baik di eksekutif maupun legislatif, agar program serta visi misi partai dapat diterapkan secara maksimal.

“Karena tujuan akhir kita dalam berpartai ini adalah bagaimana mengumpulkan kader-kader kita, sebanyak-banyaknya untuk menduduki jabatan, tidak saja di legislatif, tetapi juga di eksekutif,” katanya.

Untuk mencapai target itu, Boyman menyatakan bahwa pihaknya tak hanya akan menyasar pada generasi muda atau pemilih pemula, namun seluruh masyarakat Kalbar.

“Target utama kita tentu seluruh masyarakat, artinya kita akan memperkenalkan diri kepada seluruh masyarakat dengan melaksanakan segala kegiatan-kegiatan kepartaian yang memberikan manfaat untuk memberikan kepentingan masyarakat, itu target,” jelasnya.

“Jadi sebagai kader PAN itu tidak perlu banyak bicara tapi perlu banyak berbuat, Banyak memberikan manfaat dalam segala hal. Baik dalam hal sosial maupun dalam hal bantuan-bantuan yang diberikan sesuai dengan kemampuan, baik eksekutif, legislatif, maupun kader-kader biasa yang punya kemampuan untuk memberikan bantuan itu,” paparnya.

BACA JUGA:  Boyman Harun Kembali Pimpin PAN Kalbar

Sebelumnya, Rakerwil DPW PAN Provinsi Kalbar 2022 tersebut turut membahas sejumlah agenda, diantaranya pembahasan tata tertib, verifikasi partai dan KTA-Nisasi, pencalegkan dini dan rekrutmen saksi, program kerja dan Koalisi Indonesia Bersatu, rekomendasi internal dan eksternal, usulan capres-cawapres serta pembacaan rekomendasi rakerwil. (Jau)

Comment