by

Selain Diagnosanya Jarang Meleset, Ini Alasan Masyarakat Kalbar Memilih Berobat ke Rumah Sakit Normah di Malaysia

KalbarOnline, Pontianak – Rumah sakit Normah atau Normah Medical Specialist Center Serawak di Malaysia menjadi salah satu rumah sakit andalan bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga di Kalimantan Barat.

Banyak testimoni atau kesaksian yang telah didengar. Salah satunya yakni Rumah sakit Normah hampir tak pernah meleset dalam mendiagnosa suatu penyakit yang diderita pasiennya. Tidak heran, jika tindakan-tindakan medis yang dilakukan Normah pun selalu tepat, dengan memberikan dosis obat yang terukur dan kesembuhan yang cepat bagi pasiennya.

Tak hanya soal diagnosa, Normah juga diakui memiliki pelayanan yang sangat baik. Hal itu didukung dengan keberadaan tenaga medis, jumlah dokter spesialis dan fasilitas yang mumpuni. Hal ini juga yang membuat penilaian bahwa jarak yang jauh bukanlah halangan berarti bagi sebagian masyarakat, asalkan bisa sembuh.

Hal ini pula yang dirasakan oleh Teddy Budiono (68 tahun), salah satu pasien asal Kota Pontianak pasca menjalani operasi otak di Rumah Sakit Normah. 

“Hasil diagnosa (dokter) menyatakan bahwa otaknya terdapat cairan yang penuh dan tidak mengalir,” kata istri yang mendampingi Teddy.

Menurut cerita dari sang istri, sebelum dibawa berobat ke Normah, Teddy sempat tak bisa berjalan dan kesulitan bicara. Hal itu akibat kecelakaan yang dialaminya.

“Kemudian dilakukan operasi pada Selasa (19/07/2022) laku. Alhamdulillah, setelah dilakukan operasi, perubahannya sangat luar biasa, Bapak sudah bisa jalan dan berbicara,” ucap sang istri senang.

Kesaksian lain juga diutarakan oleh orang tua dari Jihan, seorang mahasiswi di Perguruan Tinggi Negeri di Pontianak yang turut menjalani operasi di Normah lantaran didiagnosa terkena penyakit kista. Selain itu Jihan juga menjalani perawatan medis lainnya akibat infeksi usus yang dideritanya.

“Di rumah sakit ini sudah lima hari, yang dioperasi kemarin kistanya. Dan sekarang Alhamdulillah sudah pulih (kedua penyakitnya, red), dan besok sudah bisa pulang ke Pontianak,” ujarnya, pada Kamis (21/07/2022).

Sang ibu menuturkan, bahwa pilihan memasukkan Jihan ke Rumah Sakit Normah bersumber dari informasi pihak keluarga yang juga kerap memeriksakan penyakitnya. Setelah merasakan sendiri, menurutnya, pelayanan Rumah Sakit Normah sangat maksimal.

“Bahkan, ketika tahu border ke Kuching dibuka (pasca kebijakan soal pandemi Covid-19 dua negara, red), pamannya (Jihan) yang rutin berobat jantung ke Normah sangat senang,” katanya.

Koneksi Langsung ke Amerika

Sejak berdiri di tahun 1988, Rumah Sakit Normah telah berkomitmen akan memberikan pelayanan maksimal secara konsisten terhadap pasiennya.

Hal itu juga diakui oleh Patient Experience Coordinator Normah Medical Specialist Center, Muchlis Mufpeh Muchyie yang menerangkan bahwa jika pasien tidak menunjukan perkembangan yang membaik dalam kurun waktu selama 24 jam, maka pihaknya akan segera mengambil tindakan medis lanjutan, termasuk untuk mempresentasikan pasien ke Amerika Serikat.

“Rumah sakit akan menanyakan ke dokter (yang menangani), jika tidak mampu, maka akan dicarikan dokter yang lain. Jika kasus itu berat dan jarang ada maka kita akan mempresentasikan ke Amerika Serikat,” ujarnya.

Muchlis menyampaikan, kalau Normah Medical Specialist Center tetap berupaya memberikan diagnosa yang tepat terhadap pasien yang datang. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Normah Medical Specialist Center dalam memberikan penanganan yang terbaik bagi pasien.

“Pasien yang datang harus segera didapatkan diagnosis penyakitnya dengan tepat, itu hanya di Normah,” jelas Muchlis.

Ia juga menyampaikan, sejak awal pasien masuk ke Normah Medical Specialist Center, yang bersangkutan tidak hanya akan dicek oleh dokter saja, melainkan pengecekan pasien juga dilakukan dari berbagai divisi. Misalnya dilakukan oleh perawat, farmasi maupun tim advokat.

“Kami akan setiap hari juga berkeliling ke setiap ruangan pasien untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Sangat Menghargai Pasien Asal Indonesia

Pelayanan terbaik yang diberikan Normah Medical Specialist Center, khususnya kepada pasien-pasien asal Indonesia bukanlah tanpa alasan. Sekilas, Muchlis Mufpeh Muchyie mengungkapkan, hal itu bermula pada 2014 lalu, dimana dirinya pernah mengajak perawat serta pejabat Normah untuk berkunjung ke beberapa daerah di Provinsi Kalbar diantaranya Kabupaten Kapuas Hulu.

Lantaran jeleknya kondisi akses jalan pada waktu itu, membuat para pejabat dan perawat Normah tergugah dan merasakan sukarnya perjuangan pasien Indonesia untuk datang ke Normah Medical Specialist Center.

“Setelah mereka datang ke Kalbar, maka mereka (pejabat dan perawat) berkata, ketika masyarakat Kalbar datang ke Normah, maka akan betul-betul kami hargai,” ungkap Muchlis. 

Patient Experience Coordinator Normah Medical Specialist Center, Muchlis Mufpeh Muchyie. (Foto: Istimewa)
Patient Experience Coordinator Normah Medical Specialist Center, Muchlis Mufpeh Muchyie. (Foto: Istimewa)

Rumah Sakit Bukan Tempat Cari Duit

Kembali soal komitmen, Muchlis juga menyatakan bahwa Normah Medical Specialist Center terus menjaga mutu dan kualitas pelayanannya. Hal itu dibuktikan dengan beberapa anugerah yang diterima Normah saat ini, termasuk diantaranya dari Malaysian Society for Quality in Health (MSQH) dengan sertifikasi penuh pada tahun 2005. 

Kemudian, Normah juga telah secara resmi diterima pada akreditasi bergengsi JCI, yakni sebuah badan penilai tertinggi untuk mengukur mutu pelayanan kesehatan dari USA. Normah Medical Specialist Center pula telah menjadi rumah sakit swasta yang pertama di Borneo yang mendapat anugerah selama tiga tahun penuh sejak 2011-2013, 2014-2017, 2018-2020, 2021-2023 akreditasi JCI. 

“Tanda kehormatan tersebut tidak hanya menguatkan lagi komitmen Normah pada mutu dan pemenuhan standar tertinggi dari pelayanan kesehatan, hal itu juga menandai keberhasilan lainnya dalam cita-cita untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan yang terpilih di rantau Asia,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan Muchlis, Normah Medical Specialist Center turut memberikan tambahan pada pengobatan utama dan pengobatan keluarga serta keahlian umum termasuk penyakit dalam, bedah umum, kebidanan dan kandungan serta spesialis anak-anak. Pihaknya menawarkan spektrum yang luas dari pelayanan sekunder dan tersier yang disediakan oleh dokter umum dan dokter spesialis. 

Termasuk dalam pelayanan ini adalah spesialis tulang, mata, jantung dan bedah jantung, bedah endoscopy, saraf, bedah saraf, saluran kemih, ginjal, darah dan kanker. 

“Normah Medical Specialist Center adalah rumah sakit yang pertama di pulau Borneo yang melakukan bedah jantung pada Desember 1994,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, jika perawatan pasien di Normah Medical Specialist Center ini juga telah didukung oleh unit kegawatdaruratan dan kecelakaan selama 24 jam, apotik, bank darah, laboratorium dan patologi, serta pelayanan radiologi, litotripsi, cuci darah dan pusat rehabilitasi medis. 

“Departemen patologi menyediakan pelayanan test lengkap dan dilengkapi dengan bank darah yang didukung oleh program donor darah dan pelayanan pemrosesan komponen darah,” katanya.

Disamping pelayanan rutin radiologi, sambungnya, terdapat departemen penunjang diagnostic yang menyediakan MSCT, MRI, Mammography, dan Densitometri.

Diluar itu semua, Muchlis menambahkan, bahwa inti dari pelayanan Normah Medical Specialist Center adalah komitmennya dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan yang diberikan. Karena menurutnya, rumah sakit bukan tempat untuk bersaing atau mencari keuntungan.

“Rumah sakit bukan tempat untuk bersaing, cari duit atau mengambil keuntungan,” ujarnya. (Jau)

Comment