Categories: HeadlinesPontianak

Menunggu Taji Edi di Jalan Budi

KalbarOnline, Pontianak – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, akhirnya angkat bicara menanggapi aspirasi masyarakat terkait Win One, pada Selasa (31/05/2022).

Edi Rusdi Kamtono yang juga selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak itu menyatakan akan segera mengambil tindakan tegas, terhadap Win One, jika tempat hiburan malam tersebut terbukti melakukan pelanggaran.

“Kita sudah memerintahkan Sat Pol PP dan tim OPD terkait untuk cek kebenaran dari informasi itu, ya kalau tidak sesuai izin kita akan melakukan tindakan, bahkan sampai penutupan,” jelasnya.

Hal itu disampaikan Edi kepada tim investigasi yang mewawancarainya usai membuka Rapat Koordinasi Teknis Daerah (Rakortekda) Sensus Penduduk 2020 Lanjutan, di Hotel Mercure Pontianak.

Lebih lanjut, Edi mengaku, pihaknya juga akan mempelajari setiap masukan yang ada.

Orang nomor satu di Kota Pontianak inipun menegaskan, jika memang dugaan pelanggaran Perda yang ditudingkan ke Win One itu benar, maka tak ada jalan lain.

“Kalau tidak sesuai dengan izin yang diberikan. Izinnya kan karaoke dan bahkan sejak lama, baru ini aja dapat informasi berubah menjadi diskotek kan? (Perubahan fungsi, red) ini yang melanggar, yang akan kita lakukan tindakan keras,” tutup Edi.

Sebelumnya, seperti yang diulas oleh media ini, adapun dugaan aturan yang dilanggar oleh Win One tersebut, antara lain Perda Nomor 23 Tahun 2002 dan Surat Keputusan Wali Kota Pontianak Nomor 306/BP2T/Tahun 2015.

Pada Bab III Pasal 8 misalnya, pada Perda Nomor 23 Tahun 2002 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol, spesifik disebutkan bahwa, batas waktu penjualan minuman beralkohol untuk diminum di tempat penjualan yakni dimulai sejak pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB.

Pada titik ini, jam operasional karaoke Win One–yang buka dari siang hari hingga pukul 03.00 WIB pagi–diduga turut menjadi masalah tambahannya.

Lebih lanjut, pada Bab III Pasal 5 Butir 3 turut ditegaskan pula, “Siapapun dilarang menjadi penjual langsung untuk diminum di tempat minuman beralkohol kecuali di Hotel Berbintang 3 dan atau 4 hanya untuk Golongan B”. Pada poin ini, Win One lagi-lagi “terpeleset”. 

Untuk lebih lengkap lagi, pembaca dapat membaca investigasi media ini berjudul: As-Salam Takbir, Win One “Take a Beer!” dan laporan terkait lainnya.

Menunggu Taji Edi

Para tetua, alim ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan ormas Islam dan perangkat RT/RW di Jalan Budi Karya, Komplek Villa Gama, Kelurahan Benua Melayu Darat, telah menggelar rapat di masjid As-Salam, pada Jumat (27/05/2022) malam lalu.

Di mana inti kesimpulan dari rapat tersebut, masyarakat dari berbagai elemen itu mendesak Pemerintah, agar segera menyelesaikan permasalahan ini dengan bijak.

Tak hanya itu, Ketua Harian Pengurus Masjid As-Salam Pontianak, Syarif Usman Alkadrie menyatakan, bahwa masyarakat juga telah bersepakat untuk memberikan deadline selama satu minggu terhadap aspirasi mereka itu.

“Jika kami tidak mendapatkan hasil atau jawaban dari pihak terkait (Pemkot Pontianak dan kepolisian, red). Kami akan adakan pertemuan yang lebih besar lagi,” tutur Syarif Usman saat diwawancarai usai rapat.

“Kami akan melihat (juga), apakah aparat-aparat terkait bersedia untuk melaksanakan apa yang kita inginkan. Itu kami tunggu beritanya,” harapnya. (Tim)

adminkalbaronline

Leave a Comment
Share
Published by
adminkalbaronline

Recent Posts

Link Berita Soal Laporan Korupsi ke Kejati Kalbar Mendadak Hilang, Muncul Kode 404

KalbarOnline, Pontianak - Belakangan ini publik dihebohkan dengan laporan dugaan korupsi program Bantuan Stimulan Perumahan…

7 hours ago

Pelajar SMKN 01 Sintang Jawab Tantangan Rita, Buat Mobil Listrik Dalam 30 Hari

KalbarOnline, Pontianak - Pelajar SMK Negeri 1 Sintang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil merakit sebuah…

8 hours ago

Windy Sebut Gawai Dayak Sangat Potensial Masuk ke Kalender Event Nusantara Kemenparekraf

KalbarOnline, Pontianak - Salah satu event wisata budaya yang digelar setiap tahun di Rumah Radakng,…

10 hours ago

Gawai Dayak di Pontianak Tahun Ini Akan Ada Karnaval Air

KalbarOnline, Pontianak - Pekan Gawai Dayak ke-XXXVIII Tahun 2024 Kalimantan Barat akan digelar pada 20…

10 hours ago

Sarina, Finalis Putri Hijabfluencer Kalbar 2024 Asal Kayong Utara

KalbarOnline, Kayong Utara - Sarina (18 tahun) lahir di Desa Penjalaan, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten…

18 hours ago

Hadapi Seleksi STQ dan TC, Pengurus LPTQ KKU Audiensi ke Pj Bupati Romi Wijaya

KalbarOnline, Kayong Utara - Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kayong Utara (KKU) melakukan…

18 hours ago