by

Peserta Yacht Rally West Sumatra 2022 Terkesan dengan Sambutan Meriah Pemkab Ketapang di Acara Gala Dinner 

KalbarOnline, Ketapang – Peserta West Sumatra Yacht Rally 2022 menghadiri kegiatan gala dinner yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang di Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura Ketapang, Sabtu (14/5/2022) malam.

Kegiatan yang dimulai dengan menampilkan kesenian daerah berupa pencak silat Kutemare dan Tepung Tawar itu juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Ketapang, M Febriadi, Unsur Forkopimda, Majelis Raja Kerajaan Matan Tanjungpura, Dewan Mangku Ikramat, Dewan Sepuh dan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura, Ketua MABM Ketapang, tokoh adat dan tokoh agama di Ketapang.

Satu diantara peserta West Sumatra Yacht Rally 2022, Gregory asal negara Australia mengaku sangat berkesan dapat singgah di Ketapang. Selain suasana kota yang masih asri, ia juga mendapat banyak pengetahuan mengenai sejarah dan silsilah Kerajaan Matan Tanjungpura.

Selain itu, ia juga mengucapkan terimakasih atas sambutan yang sangat meriah dan perjalanan tour ke tempat yang sangat indah di Indonesia. Ia juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada pihak keamanan yang telah membantu dalam banyak hal.

“Saya sangat berterima kasih dan mohon maaf sebenarnya masih banyak lagi kapal yang mau kesini dan harapan saya kedepan mudah-mudahan bisa kesini lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang, Farhan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setda Ketapang, Edi Radiansyah mengatakan kalau Ketapang merupakan salah satu daerah yang terdampak Pandemi Covid-19, sehingga kebangkitan ekonomi setema sangat memerlukan dukungan dari segala pihak dalam pengembangannya, salah satunya dari sektor Pariwisata.

“Saya sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan Yacht Rally seperti ini, sebagai salah satu media untuk mempromosikan potensi daerah kepada dunia luar, dengan harapan dapat berubah iklim investasi menjadi maksimal dan iklan kunjungan wisatawan menjadi optimal,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Farhan, kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi pembangunan di Kabupaten Ketapang. Untuk itu, sebagai tuan rumah, pihaknya mengajak semua pihak agar bersama-sama memberikan pelayanan maksimal dan kemudahan pelayanan baik birokrasi maupun administrasi berkaitan dengan dokumen pelayaran peserta yacht, agar memberikan kesan mendalam bagi wisatawan sehingga pada kunjungan berikutnya dapat mengajak lebih banyak lagi yang berpartisipasi. 

“Dengan semakin ramainya wisatawan asing yang berkunjung ke Kabupaten Ketapang, maka kebutuhan akan penyediaan jasa kepariwisataan juga akan semakin meningkat, bahasa Inggris akan menjadi keharusan, dan kebutuhan sentra bisnis pariwisata semakin berkembang baik dalam bentuk produk maupun jasa,” katanya.

“Sehingga secara otomatis akan mendongkrak perekonomian masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan dapat menjadi agenda rutin tahunan,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Ketapang l, M Febriadi juga menyambut baik dan memberikan apresiasi rangkaian kegiatan dan Gala Dinner West Sumatra Yacht Rally 2022 yang diinisiasi dan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang. 

“Mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang kita dapat kembali menjadi tuan rumah bagi kegiatan Yacht Rally seperti yang pernah kita laksanakan pada beberapa tahun yang lalu,” katanya.

Febriadi memandang, momen kehadiran para peserta West Sumatra Yacht Rally 2022 di Kabupaten Ketapang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Dengan memperkenalkan potensi-potensi wisata Kabupaten Ketapang kepada para peserta dari berbagai negara tersebut,” tutupnya.

Dalam kegiatan gala dinner itu juga dilakukan penyerahan cinderamata kepada para peserta West Sumatra Yacht Rally 2022 yang kemudian dilanjutkan dengan photo bersama dan makan setalam berempat–sebagai ciri khas adat masyarakat Ketapang dalam sebuah acara atau kegiatan.

Untuk diketahui, Event West Sumatra Yacht Rally 2022 sendiri diikuti oleh peserta dari berbagai negara di Asia, Eropa dan Amerika. Para peserta ini akan menyinggahi Kota Sabang, Aceh Singkil, Gunung Sitoli, Nias di Sumatera Utara, Mentawai di Sumatera Barat, Bengkulu, Tanjung Lesung, dan Natuna Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat. (Adi LC)

Comment