by

Sutarmidji Sebut Alokasikan Rp80 Miliar APBD Kalbar untuk Infrastruktur Ketapang

Sutarmidji minta Martin Rantan siapkan lahan untuk pembangunan SMA/SMK unggulan

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menyebutkan bahwa anggaran yang dialokasikan dari APBD Provinsi untuk pembangunan infrastruktur Kabupaten Ketapang tahun 2022 ini sudah cukup besar.

Anggaran yang dialokasikan itu meliputi peningkatan jalan, pemeliharaan jalan dan jembatan, rehabilitasi jaringan irigasi, penataan dan penambahan ruang kelas baru beberapa SMA dan sebagainya.

“Anggaran tahun ini yang masuk ke Ketapang berkisar Rp70-80 miliar. Kalau termasuk bantuan keuangan dan program baik dari pokir Anggota Dewan dan sebagainya itu mungkin (anggarannya) di atas itu,” kata Sutarmidji, Senin kemarin.

Dirinya pun memastikan, tahun 2023 mendatang alokasi anggaran untuk setiap kabupaten/kota tak terkecuali Kabupaten Ketapang akan lebih besar.

Terlebih lagi, 3 tahun terakhir ini Sutarmidji telah menuntaskan sejumlah pembangunan infrastruktur yang meliputi infrastruktur pemerintahan, kesehatan dan sebagainya.

“RSUD Soedarso juga sudah selesai. Tinggal tahun ini kita persiapkan untuk operasi jantung terbuka, tahun ini juga kita selesaikan pembangunan ruang cathlab dan radioterapi,” kata Sutarmidji.

Karena itu Sutarmidji menyebut, di tahun-tahun mendatang arah pembangunan akan berfokus pada infrastruktur dan pendidikan.

“Jalan-jalan yang jadi tanggung jawab provinsi Insya Allah tahun 2023 akan semakin besar. Karena Ketapang memang infrastruktur jalan perlu menjadi prioritas. Tahun ini ada beberapa ruas jalan yang kita tangani dan tahun depan akan lebih besar anggaran yang kita siapkan untuk itu,” kata Sutarmidji.

Kaitan dengan sektor pendidikan, Sutarmidji meminta Bupati Ketapang Martin Rantan untuk menyiapkan lahan pembangunan SMA atau SMK unggulan.

“Asal Pak Bupati siapkan lahan, Insya Allah kita jadikan prioritas, tahun depan saya anggarkan. Ini untuk mengejar angka lamanya harapan belajar di Ketapang. Atau kalau hanya mau penambahan ruang belajar baru untuk SMA/SMK, tinggal tunjuk sekolah yang mana, tapi saya harap untuk sekolah di daerah padat penduduk,” kata Sutarmidji.

BACA JUGA:  Mohd Zaini Harap Harisson Bisa Jadi Panutan Sekda di Kalbar

Comment