by

Ribuan Lampion Percantik Pontianak Sambut Imlek

Ribuan Lampion Percantik Pontianak Sambut Imlek

KalbarOnline, Pontianak – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tampak bersolek menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2573 atau tahun 2022. Hal itu terlihat dalam beberapa hari ini sudah banyak terpasang lampion dan pernak pernik khas Imlek di beberapa kawasan pusat kota. Seperti misalnya di depan posko pemadam kebakaran Panca Bhakti di Jalan Letjend Suprapto. Dari pantauan KalbarOnline, ratusan lampion di kawasan tersebut telah terpasang rapi dan cantik.

Jacki Tio, anggota pemadam kebakaran Panca Bhakti Pontianak mengatakan bahwa, pada tahun ini ada sekitar 4.000 lampion yang akan dipasang di kawasan Jalan Gajah Mada Pontianak. Tahun ini, kata Jacki, Panca Bhakti diamanahkan sebagai pelaksana tugas pemasangan lampion sekaligus menjadi markas perakitan lampion. Namun, kata dia, pihaknya tetap berada di bawah naungan Asosiasi Pemadan Kebakaran Swasta Kalbar.

“Lampion yang dipasang di depan posko pemadam kebakaran Panca Bhakti ini sekitar 600an lampion.  Untuk keseluruhan di Kota Pontianak itu sekitar 4000an lampion,” kata Jacki saat ditemui di Posko Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak, Senin, 31 Januari 2022.

Ribuan Lampion Percantik Pontianak Sambut Imlek
Jelang Imlek, lampion mulai dipasang menghiasi Kota Pontianak (Foto: Fat)

Kata Jacki, untuk pemasangan lampion sendiri telah dilakukan pihaknya beberapa hari ini. Di mana lokasi yang menjadi fokus pemasangan lampion dan pernak pernik khas Imlek yakni di kawasan Gajah Mada untuk menghiasi kota.

“Untuk pemasangan lampion pada perayaan Imlek tahun ini sudah 99 persen, hampir siap. Masyarakat sudah mulai ramai juga yang datang foto-foto termasuk di posko pemadam kebakaran Panca Bhakti ini. Ini semuanya kolaborasi, dan dukungan pemerintah,” kata Jacki.

Doakan Pandemi segera berakhir

Pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini, sebagai masyarakat yang turut merayakan, Jacki mendukung penuh aturan yang ditetapkan Pemerintah. Di mana hanya kegiatan yang bersifat ibadah yang diperkenankan. Sementara kegiatan yang bersifat budaya yang dapat memancing kerumunan seperti arak-arakan naga, barongsai dan lainnya ditiadakan.

BACA JUGA:  Sehari Positif Covid-19 Tambah 5.854 Orang, Meninggal 215 Jiwa

“Sebagai masyarakat Tionghoa, tentu kita mendukung apa yang menjadi aturan pemerintah. Inikan untuk kebaikan kita semua. Supaya tahun mendatang even Cap Go Meh bisa kembali diselenggarakan untuk menarik banyak wisatawan mancanegara maupun dalam negeri,” kata dia.

“Kita mendukung, selama untuk kebaikan semua. Bukan hanya untuk kebaikan masyarakat Tionghoa, tapi untuk kebaikan semuanya, supaya pandemi cepat berlalu dan kegiatan budaya bisa kita laksanakan seperti biasanya dalam rangka menarik wisatawan datang ke Kalbar,” kata dia lagi.

Terlebih lagi, kata Jacki, sudah ada imbauan langsung dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Tentu pihaknya, mendukung penuh apa yang menjadi ketetapan pemerintah.

“Mungkin Imlek tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, masih dalam situasi pandemi, kita rayakan secara sederhana, tidak ada perayaan yang mewah-mewah, pesta kembang api juga tidak ada, hanya kumpul keluarga. Kita berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,” kata dia.

Comment