by

Waka Komisi II DPRD Kalbar Harap Harisson Bantu Realisasikan Visi Misi Gubernur

Waka Komisi II DPRD Kalbar Harap Harisson Bantu Realisasikan Visi Misi Gubernur

KalbarOnline, Pontianak – Harisson resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat definitif oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji pada Jumat pagi, 14 Januari 2022. Sebelumnya, Harisson menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Ia berhasil meraih nilai tertinggi dalam proses lelang jabatan Sekda Provinsi Kalbar yang dirilis pada September 2021 lalu.

Harisson yang memperoleh nilai 87,97 bersaing ketat dengan kandidat lain yakni Syarif Kamaruzaman (Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar) dengan nilai 87,63, dan Ignasius IK (Kepala Dinas Perhubungan Kalbar) dengan nilai 86,21.

Terpilihnya Harisson pun mendapat beragam tanggapan, termasuk beragam harapan mulai dari kepala daerah, anggota dewan, dan sejumlah tokoh.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalbar Suib misalnya. Politisi Hanura ini meyakini Harisson sebagai Sekda yang baru bisa mengemban tugas serta mampu membantu mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.

“Beliau itu bukan orang baru di jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar. Beliau orang yang tahu situasi dan kondisi seluk beluk persoalan seputar Pemerintah Provinsi Kalbar. Pada intinya siapapun yang terpilih dan dilantik, harapan saya mudah-mudahan Sekda bisa mengemban amanah untuk menata lebih baik roda Pemerintah Provinsi Kalbar. Kemudian yang terpenting bisa membantu merealisasikan visi dan misi Gubernur Kalbar pada sisa masa jabatan sekarang,” kata Suib.

Menurut Suib, Harisson yang merupakan seorang ASN terbaik di Kalbar, tentunya dapat melihat situasi dan persoalan Pemprov Kalbar yang harus diselesaikan terutama di internal ASN.

“Jajaran pemerintahan harus terus didorong untuk terus berinovasi menciptakan hal baru dan positif, menelurkan terobosan-terobosan sehingga bisa mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kalbar,” katanya.

BACA JUGA:  Wali Kota Edi Kamtono : Silakan Beraktivitas Tapi Jangan Abaikan Prokes

Kata Ketua Umum IKA PMII Kalbar ini, masih terdapat beragam persoalan di semua sektor yang perlu dicarikan solusi dan dilakukan pembenahan. Seperti belum tuntasnya 100 persen vaksinasi Covid-19 untuk warga Kalbar. Harisson yang menurut Suib memahami betul persoalan kesehatan yang notabene merupakan Kepala Dinas Kesehatan diharapkan dapat menghadirkan satu terobosan agar ada percepatan vaksinasi.

“Termasuk pelayanan publik di bidang kesehatan. Sekarang sedang dilakukan pembangunan RSUD Soedarso yang ditargetkan Gubernur bisa menjadi fasilitas kesehatan masyarakat dengan daya tampung luas bahkan bertaraf internasional. Sehingga ini diperlukan peran Sekda agar OPD apa yang jadi keinginan Gubernur dapat terwujud,” katanya.

Sekda yang baru juga diharapkannya dapat membantu Gubernur dalam hal penataan infrastruktur dengan mengkoordinasikan OPD terkait agar melakukan percepatan. Seperti misalnya percepatan dalam proses lelang, sehingga pelaksanaannya dapat sesegera mungkin dilaksanakan.

“Termasuk di bidang investasi, terutama perkebunan dan sebagainya, yang sampai saat ini butuh koordinasi yang baik dan dikoordinir dengan baik para investor supaya bisa sinergi dengan pemerintah dalam rangka pembangunan,” katanya.

“Kemudian penataan sistem aparatur pemerintah juga perlu diperbaiki yang kurang baik, yang baik dilanjutkan. Terutama mengembalikan fungsi tata kelola atau kerja OPD masing-masing yang notabene Sekda merupakan pimpinan tertinggi para ASN,” katanya lagi.

Suib pun berharap banyak pada Sekda yang baru ini agar dapat bersinergi dengan Gubernur dalam rangka mewujudkan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Saya yakin dengan adanya Sekda baru ini,visi misi Gubernur akan terwujud sebelum masa jabatan Gubernur selesai. Termasuk dalam waktu dekat akan ada dua kabupaten/kota yang sisa jabatan kepala daerahnya selesai, sehingga beliau sebagai Sekda perlu juga memantau dan berkoordinasi dengan Gubernur terkait persiapan pejabat sementara,” katanya.

BACA JUGA:  Sentil Kayong Utara, Apresiasi Ketapang

“Banyak hal lain yang memang perlu digarisbawahi untuk sama-sama kita perbaiki dan perjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat. Saya yakin sosok Sekda yang baru ini bisa mengatasi hal itu terlebih lagi koordinasi dengan Gubernur Kalbar sangat baik dan tidak diragukan lagi dalam rangka bersama-sama mewujudkan kalbar yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Harisson sudah resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat definitif oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji pada Jumat pagi, 14 Januari 2022. Sebelumnya, Harisson menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Ia berhasil meraih nilai tertinggi dalam proses lelang jabatan Sekda Provinsi Kalbar yang dirilis pada September 2021 lalu.

Harisson yang memperoleh nilai 87,97 bersaing ketat dengan kandidat lain yakni Syarif Kamaruzaman (Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar) dengan nilai 87,63, dan Ignasius IK (Kepala Dinas Perhubungan Kalbar) dengan nilai 86,21.

Gubernur Kalbar Sutarmidji berharap agar Harisson dapat menjalankan amanah barunya sebagai Sekda Kalbar dengan baik. Midji juga menekankan sejumlah hal prioritas. Mulai dari tata kelola pemerintahan, serapan anggaran, stunting, dan masih banyak lagi.

Midji juga menegaskan agar Sekda sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan jajaran OPD Pemprov Kalbar betul-betul melalukan pengelolaan anggaran dengan baik. Menurutnya, segala sesuatu yang berkaitan dengan anggaran sudah ada aturan main. Aturan itulah yang wajib dijalankan.

“Upayakan penyerapan anggaran cepat, pertumbuhan ekonomi itu tergantung banyaknya uang yang beredar. Jangan biarkan uang itu mengendap di kas daerah. Jangan berpikir untuk menambah pendapatan daerah dari giro dan lainnya. Maka pertumbuhan ekonomi harus kita pacu dengan baik agar masyarakat kita semakin sejahtera,” pesannya.

Comment