by

Selamat Ulang Tahun ke-59 Gubernur Sutarmidji

Selamat Ulang Tahun ke-59 Gubernur Sutarmidji

KalbarOnline, Pontianak – Tepat di Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) 29 November 2021, bertepatan pula dengan hari lahir Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Di hari spesialnya itu, Midji mengucap syukur atas takdir Allah kepadanya dan keluarga.

Menurut Midji, di usianya yang ke-59 ini telah melalui perjalanan karir yang panjang. 13 tahun mengawali karir sebagai dosen atau pegawai negeri. Kemudian duduk di DPRD selama tujuh tahun. Menjabat sebagai Wakil Wali Kota selama 4,5 tahun, menjabat Wali Kota 9 tahun hingga menjabat sebagai Gubernur.

“Artinya Allah sudah memberikan segalanya untuk saya. Sekarang ini untuk saya dan keluarga, saya anggap sudah selesai, tak ada lagi yang mau dicari,” katanya.

Menurut Midji, di sisa usianya itu semata-mata hanya untuk mengabdi kepada daerah, bangsa dan negara.

“Makanya kalau saya sering marah, ngomel itu bukan untuk saya. Saya inginnya ada satu percepatan kemajuan Kalbar. Peningkatan prestasi Kalbar. Itu saja sebetulnya,” katanya.

Midji merasa dirinya dan keluarga sudah selesai dengan urusan dunia, sehingga tak ada ambisi lain yang perlu dicari.

“Saya ndak ada lagi yang mau saya cari, mau cari apa? Karir puncak saya itu Gubernur. Ndak ada lagi mikir mau jadi ini itu. Artinya ndak ada lagi yang saya cari selain pengabdian saya untuk daerah ini saja,” katanya.

Di sisa usianya itu, Midji hanya ingin dikenang baik oleh keluarga dan masyarakat.

“Saya maunya dikenang anak cucu saya itu ada prestasi-prestasi yang saya buat. Ada kenangan masyarakat pada masyarakat,” katanya.

“Jangan sampai ketika kita jadi pemimpin, pengambil keputusan, tapi kita tidak melakukan apa yang harus kita lakukan. Pro kontra setiap kali kebijakan itu biasa, tapi kalau niatnya untuk perbaikan, untuk kemajuan, jangan takut,” katanya lagi.

Midji pun memastikan, setiap langkah yang dilakukannya sudah dikaji matang dan penuh perhitungan.

“Saya kalau ngotot, berarti saya pasti benar. Saya sudah kaji semuanya,” katanya.

“Jadi kita sebagai orang Kalbar, hidup mati kita di sini, ayo kita buat maju Kalbar ini. Jangan lagi bicara sekat-sekat. Saya bicara kebersamaan. Tidak ada lagi sekat agama, suku, alumni, itu tak ada. Kita bicara semuanya,” katanya.

Comment

Terbaru