Empat Pesan Gubernur Sutarmidji Untuk Penjabat Bupati Sekadau, Penanganan Covid Tetap Utama

Empat Pesan Gubernur Sutarmidji Untuk Penjabat Bupati Sekadau

Lantik Ani Sofian jadi Pejabat Bupati Sekadau

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji secara resmi melantik Ani Sofian sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Sekadau. Pelantikan yang disaksikan Sekda Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Forkopimda Kalbar dan Forkopimda Sekadau ini dilangsungkan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (1/4/2020).

Sedikitnya ada empat pesan disampaikan Midji kepada Ani Sofian selama menjabat sebagai Pj Bupati Sekadau. Pertama, mengawal proses Penghitungan Suara Ulang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sekadau Tahun 2020 di seluruh TPS pada Kecamatan Belitang Hilir.

“Saya ingatkan, jabatan Pj ini kalau perhitungan suara ulang lancar, kemungkinan Bupati definitif akan dilantik tanggal 26 April. Sehingga tugas Pak Ani Sofian adalah memastikan segala urusan administrasi dan penghitungan suara semuanya berjalan dengan baik. itu yang paling penting,” ujarnya.

Meski hanya sekejap menjabat, Ani Sofian turut diminta Midji untuk melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan di Sekadau. Semuanya, tegas Midji, harus berdasarkan asas transparansi dan akuntabel.

“Lakukan penataan hal-hal yang perlu dipertahankan dan hal-hal yang harus diperbaiki, terutama yang paling penting dalam menghadapi pemerintahan ke depan itu adalah tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel. Semuanya harus transparan dan menggunakan sistem elektronik. Saya ingin saudara bisa melakukan itu. Keuangan daerah itu harus transparan, semua program yang sudah direncanakan harus transparan, masyarakat harus tahu semuanya, tidak ada yang ditutup-tutupi, apapun yang ingin kita lakukan harus bisa diketahui masyarakat. Saya harap jadi perhatian,” tegasnya.

Masalah Covid-19 pun tak luput dari perhatian Midji. Ia meminta Ani Sofian betul-betul memperhatikan penanganan Covid-19 di Sekadau termasuk dalam penggunaan anggarannya.

BACA JUGA:  Resmikan Gereja Katolik Kemulian Tuhan Balai Sepuak, Ini Pesan Bupati Rupinus

“Saya berharap Sekadau bisa mengendalikan itu. Lakukan Swab! Saya berharap anggaran Covid digunakan benar-benar untuk penanganan Covid. Jangan sampai angaran Covid tidak digunakan, bahkan digunakan untuk yang lain,” ingatnya.

Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini turut meminta Kepala BKD Provinsi Kalbar itu untuk mengevaluasi pejabat yang masih kerja seperti mengelolah warung untuk disampaikan ke Bupati terpilih.

“Yang kerja masih seperti mengolah warung, jadikan catatan dan sampaikan kepada Bupati terpilih. Pak Ani kan bidang kepegawaian, paham betul apa yang harus dilakukan dan Pak Ani juga bukan politisi, jadi tidak ada pengaruh apapun dengan apa yang bapak lakukan,” jelasnya

Dirinya juga meminta kepada Forkopimda Sekadau, Kajari, Dandim, Kapolres, Sekda serta perangkat daerah untuk benar-benar memastikan jalannya penghitungan suara ulang dengan baik. Dia meminta tidak ada lagi kendala lain untuk pengusulan jabatan Bupati definitif.

“Saya berharap sebelum tanggal 17, seluruh kelengkapan sudah ada di provinsi. Sehingga 18 atau pun hari itu juga kita akan langsung bawa ke Kemendagri dan pelantikan serentak tahap 2 itu tanggal 26 April,” tandasnya.

Comment