BSU Guru Madrasah Non PNS Sudah Terserap 100 Persen

KalbarOnline.com – Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk guru madrasah non-PNS sudah terserap seluruhnya. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Zain.

“Per 30 desember 2020, saldo bank penyalur sudah Rp 0. Itu berarti 100 persen BSU guru non-PNS sudah terserap. Ini prestasi Kemenag,” ungkap dia melalui keterangan tertulis, Jumat (1/1).

Ia turut menyampaikan terima kasih atas kerjasama semua pihak yang telah mengawal program ini, sehingga tersalurkan dan tepat sasaran. Begitu juga kepada pihak yang berperan besar dalam mengedukasi dan penyebaran informasi.

“Semoga mashlahat dan bisa memberi keringanan bagi guru-guru madrasah kita di tengah pandemi Covid 19,” tuturnya.

Notifikasi pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Guru Madrasah Non PNS sudah dikirim ke Aplikasi Simpatika sejak 17 Desember 2020. Sejak itu, 543.928 guru yang berhak menerima BSU sudah bisa melakukan cetak surat kelengkapan untuk ditandatangani dan dibawa ke bank penyalur.

BSU guru madrasah Non PNS ini sebesar Rp 600.000 per bulan dan diberikan untuk tiga bulan. Di mana total jumlahnya Rp 1,8 juta.

Salah satu guru madrasah di Kabupaten Rembang, Sutejo dan Purwantini yang mendapat bantuan BSU ini mengaku sangat terbantu atas program tersebut.

Baca juga: Kabar Gembira, Kartu Bantuan Upah Guru Madrasah Sudah Bisa Dicetak

“Alhamdulillah, saya sampaikan terimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan BSU di masa pandemi ini. Lumayan bisa untuk memenuhi kebutuhan saat pemasukan sedang berkurang,” ujar Sutejo.

“Alhamdulillah, akhirnya kami guru non PNS mendapatkan BSU. Meskipun proses verifikasi dan validasi agak lama mulai Oktober kemarin,” sambung Purwantini.

Saksikan video menarik berikut ini:

Comment

Terbaru