Dikontrak Rp 2,8 Triliun, Jazz Pecahkan Rekor Termahal Seorang Center

KalbarOnline.com − Utah Jazz benar-benar tak mau kehilangan big man utama mereka. Yakni, Rudy Gobert. Center 28 tahun itu kemarin resmi memperpanjang kontrak dengan Jazz selama lima tahun. Nilai kontraknya mencapai USD 205 juta (sekitar Rp 2,8 triliun).

Nominal tersebut membuatnya resmi tercatat sebagai center dengan kontrak bayaran tertinggi dalam sejarah NBA.

’’Itu artinya mereka percaya kepadaku,’’ ucap Gobert dilansir ESPN. ’’Mereka percaya dengan apa yang kami bangun bersama beberapa tahun terakhir. Kami masih memiliki visi yang sama. Dan aku bahagia bisa berada di tengah-tengah orang-orang hebat di tim ini,’’ tambah pemain asal Prancis tersebut.

Baca Juga: Kabar Buruk Bagi Warriors, Bintangnya Absen di Laga Pembuka

Gobert sebenarnya bisa mendapat kontrak dengan nilai lebih tinggi. Yakni, kriteria kontrak maksimal dari NBA selama lima tahun senilai USD 228 juta. Sama dengan kesepakatan yang baru didapat MVP NBA dua tahun terakhir Giannis Antetokounmpo di Milwaukee Bucks pekan lalu.

Giannis mendapat kontrak maksimal karena dia dua kali mendapatkan gelar Defensive Player of the Year. Dia juga tiga kali masuk All-NBA Selection. Namun, Gobert enggan mendapatkan nilai kontrak maksimal tersebut. Sebab, dia ingin Jazz masih menyisakan ruang gaji cukup besar untuk mengontrak pemain lain demi membangun tim yang kuat.

Skuad Jazz yang baik juga akan menopang dirinya dan shooting guard Donovan Mitchell yang saat ini adalah mesin utama permainan tim asuhan Quin Snyder tersebut.

’’Sejak awal aku sudah berbicara kepada agenku. Jangan mulai negosiasi dengan permintaan nilai supermaksimal. Ini bukan hanya tentang uang. Tujuanku tetap adalah juara. Karena itu, kami harus membangun tim yang kuat,’’ ucap Gobert.

BACA JUGA:  Hancurkan Finalis Wilayah Musim Lalu, Catat 16 Menang dalam 17 Laga

Dalam tujuh musim terakhir, Gobert sukses menjadi big man elite. Padahal, dia hanya terpilih pada urutan ke-27 di NBA Draft 2013. Bahkan, saat itu dia tidak langsung masuk skuad utama Jazz. Tapi, lebih sering turun di D-League besama Salt Lake City Stars, tim milik Jazz.

Dan, bukan hanya Jazz yang mengikat bintangnya lebih lama. Los Angeles Lakers kemarin resmi memperpanjang kontrak forward muda mereka, Kyle Kuzma, untuk tiga tahun ke depan. Pemain 25 tahun tersebut dikontrak dengan nilai USD 40 juta (sekitar Rp 564,1 miliar).

Dalam kontrak itu, Kuzma bakal memiliki jatah player option pada akhir musim 2023−2024. Saat itu usianya sedang matang-matangnya sebagai pemain, yakni 28 tahun.

Jika bisa mempertahankan performa apiknya, dia bisa mendapat nilai kontrak jauh lebih tinggi saat itu. ’’Kami bahagia dia bertahan di sini untuk waktu yang lama. Dia adalah bagian penting dari gelar juara kami,’’ ucap Anthony Davis, center Lakers.

Comment