by

Federasi Asia Pilih Pemain Naturalisasi Timnas Salah Satu yang Terbaik

KalbarOnline.com-Federasi Basket Internasional (FIBA) Asia memilih lima nama pemain yang bersinar pada hari kedua kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 di Khalifa Sports City Stadium, Manama, Bahrain.

Salah satu nama yang dipilih oleh FIBA Asia adalah pemain naturalisasi timnas Indonesia Brandon Jawato. Empat lainnya adalah bintang Filipina Dwight Ramos, pemain kunci Bahrain Mohamed Ebrahim, Behnam Yakhchali asal Iran, dan bintang Qatar Abdulrahman Saad.

Jawato memang menjadi kunci dan inspirator penting kemenangan Indonesia atas Thailand dalam laga ketiga Grup A kemarin (28/11). Indonesia menang dengan skor nyaman yakni 90-76. Inilah kemenangan pertama timnas dalam tiga pertandingan. Sebelumnya timnas dibekuk Korea Selatan dan Filipina di Jakarta. Hasil ini, membuat Indonesia berada di posisi ketiga dengan hasil satu menang dan dua kalah.

  • Baca Juga: Pemain Naturalisasi Tampil Solid, Timnas Indonesia Hajar Thailand

Jawato tampil fantastis saat melawan Thailand. Dia mencetak 22 poin, 8 rebound, dan 8 assist. Selain Jawato, ada tiga pemain lain yang mencetak double-digit poin. Yakni Abraham Damar Grahita (22 poin), pemain naturalisasi lainnya Lester Prosper (19 poin dan 13 rebound), dan Andakara Prastawa Dhyaksa (15 poin).

“Pemain wing berusia 27 tahun ini memiliki size, atletisme, dan sosok yang serba bisa di area perimeter,” tulis FIBA Asia. “Dia hampir saja menciptakan triple-double dalam debutnya bersama Indonesia. Selain itu, Jawato juga sempurna dari garis free throw (7-7),” lanjut FIBA Asia.

Jawato sendiri mengaku sangat percaya diri untuk menjalani sisa kualifikasi FIBA Asia 2021 ini. Pasca kemenangan atas Thailand, rasa pede itu semakin meningkat dengan sangat pesat.

“Kami memang mempersiapkan diri dan belatih keras untuk menampilkan kemampuan kami. Kami harus memperlihatkan apa yang kami punya melawan tim yang ada dalam grup ini,” ucap Jawato sebagaimana dikutip dari situs FIBA.

“Kami sangat percaya diri. Kami akan menjalaninya secara step-by-step dan sangat fokus untuk meraih dua kemenangan dalam window 2 ini,” tambahnya.

Pemain 193 cm tersebut mengaku sangat puas dan bahagia bisa bermain untuk timnas Indonesia. Sebelum terjun ke kancah profesional, Jawato bermain di ajang NCAA, membela tim University of Hawaii.

Memiliki darah Bali dari sang ayah, Jawato mendapatkan keuntungan karena dianggap pemain lokal. Jadi, Indonesia bisa memainkan pemain naturalisasi lainnya, yakni center kelahiran Republik Dominika, Lester Prosper.

“Saya sangat bersemangat dan bersyukur. Menjalani debut di window 2 ini rasanya seperti mimpi yang menjadi nyata bagi saya,” katanya.

“Indonesia adalah negeri yang indah dengan budaya luar biasa dan orang-orang yang tulus. Jadi, peluang dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2023 akan menjadi sebuah kehormatan. Juga menjadi peluang bagi kami untuk menciptakan sejarah,” papar Jawato.

Selain melawan Thailand, Indonesia sejatinya akan berhadapan dengan Korea Selatan di Manama. Namun, raksasa basket Asia tersebut memutuskan mundur dan enggan terbang ke Bahrain karena masih khawatir soal ancaman Covid-19.

Comment

News Feed