by

Misi Suzuki Ecstar Sekarang Mengejar Triple Crown

KalbarOnline.com – Suzuki Ecstar sudah menempatkan pembalap mereka Joan Mir sebagai kampiun MotoGP musim 2020. Tetapi, tugas mereka belum tuntas. Suzuki punya kans untuk menciptakan triple crown atau menjuarai tiga kategori gelar musim ini. Yakni, pembalap, tim, dan konstruktor.

Penalti 50 poin yang dijatuhkan kepada Yamaha di klasemen konstruktor dan tim membuat Suzuki kini masih memimpin. Pada tabel klasemen konstruktor, mereka mengemas 201 poin. Capaian tersebut sama seperti yang dikoleksi Ducati.

Sementara itu, di klasemen tim, Suzuki juga sulit terkejar. Mereka leading dengan 309 poin, terpaut 79 poin dari pesaing terdekat Petronas Yamaha.

Mir yang sudah mendapatkan gelar musim 2020 siap bekerja sama dengan Alex Rins untuk mewujudkan rencana timnya menciptakan triple crown. Upaya team order tentu saja akan ditentukan dengan situasi keduanya di lintasan.

  • Baca Juga: Motor Spesifikasi 2020 Terpuruk, Yamaha Butuh Tim Uji yang Solid

”Aku nggak masalah membantu Alex untuk mendapatkan posisi kedua di klasemen (akhir, Red),” sebut Mir dalam konferensi pers dilansir laman resmi MotoGP.

”Saat makan malam (Rabu, Red), kami berdiskusi dengan Joan dan Davide (Brivio). Dan, Joan berkata, dia melakukan sebisanya untuk membantuku,” papar Rins dilansir Motorsport.

Saat ini, Rins berada di posisi ketiga. Dia hanya berjarak empat poin dari rider Petronas Yamaha Franco Morbidelli. ”Tentu saja, akan menyenangkan bisa finis di posisi kedua, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” lanjutnya.

Pada akhirnya, Mir dan Rins adalah rival yang bersaing secara fair di lintasan. ”Dia ingin mengalahkanku, aku juga ingin mengalahkan dia,” urai Rins.

Bagi Mir, tentu saja posisinya sudah aman, tidak akan terkejar lagi. Nah, kini dia dihadapkan pada situasi kebutuhan tim. Menarik apa yang akan dilakukan pembalap Spanyol tersebut sebagai team player.

Sementara itu, race GP Portugal yang berlangsung esok hari sekaligus menjadi arena perpisahan sejumlah pembalap. Andrea Dovizioso bakal berpisah dengan Ducati. Demikian pula Cal Crutchlow bersama LCR Honda.

Keduanya tak akan kembali di grid musim depan. Crutchlow bakal bertugas bersama Yamaha sebagai pembalap uji, sedangkan Dovi memilih vakum semusim.

Selain keduanya, Valentino Rossi berhasrat memberikan perpisahan yang indah buat tim pabrikan Yamaha. Sebab, musim depan, dia akan bertukar posisi dengan Fabio Quartararo di paddock tim satelit, Petronas Yamaha. Setelah terinfeksi Covid-19, Rossi belum mendapatkan ritme balap terbaiknya.

”Ini momen untuk memulai lagi, aku ingin melalui balapan dengan baik, untuk mendapatkan sensasi yang bagus dengan motor,” terangnya dilansir GP One.

Comment

News Feed