by

Viral Menu Sarapan Nasi Campur Teh Manis, Sehatkah?

Belum lama ini jagad TikTok dibuat heboh dengan tata cara baru menikmati teh manis. Umumnya teh manis dikonsumsi bersama dengan biskuit, roti atau cake. Namun pengguna Tiktok satu ini mengunggah video yang menunjukkan cara yang tak lazim, yaitu menggunakan nasi putih sebagai teman teh manis yang disantap sebagai pelipur rindu menu sarapan masa kecil.

Lebih aneh lagi sang pemilik akun @elza_arswendo12 dalam video itu mencampurkan nasi putih ke dalam gelas berisi teh manis. Sontak video yang sudah dilihat lebih dari sejuta kali tersebut menjadi viral. Berbagai respon dari warganet bertebaran dan tak sedikit yang ingin mencobanya.

Baca juga: Lupakan Nasi Uduk, Ganti dengan 9 Makanan Sehat untuk Sarapan

Sarapan Nasi Campur Teh Manis, Sehatkah?

Namun tahukah Geng Sehat kalau nasi putih yang dicampur dalam teh manis itu tidak dapat memenuhi jumlah kalori yang diperlukan untuk sarapan? Dalam satu gelas teh manis (sekitar 250 mL) rata-rata memiliki kandungan 77.5 kalori, sedangkan 1 mangkuk nasi putih mengandung 204 kalori.

Maka, menu sarapan nasi teh manis ini hanya memiliki kandungan sekitar 281.5 kalori saja. Padahal idealnya Geng Sehat perlu mengonsumsi sarapan yang mengandung kalori sebesar 25–30% dari total kebutuhan kaloridalam sehari.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia, pria dewasa membutuhkan energi sebanyak 2550 – 2650 kalori per hari, sementara wanita dewasa dalam satu hari memerlukan asupan energi 2100 – 2250 kalori. Untuk itu diperlukan sebanyak minimal 525 – 637 kalori untuk sarapan pagi.

Ada banyak dampak negatif yang muncul jika asupan kalori saat sarapan terlalu rendah karena energi yang diperlukan organ-organ tubuh untuk menjalankan fungsinya tidak memadai. Akibatnya keseimbangan fungsi tubuh akan terganggu dan bahkan dapat berujung pada munculnya berbagai macam penyakit.

Tidak hanya itu, kekurangan asupan energi saat sarapan juga dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan daya pikir serta menurunkan mood sehingga Geng Sehat menjadi mudah kesal atau marah.

Baca juga: Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Perut Kosong

Menu Sarapan Sehat

Geng Sehat sebaiknya memilih menu sarapan yang sehat. Orang yang secara teratur mengkonsumsi menu sarapan sehat setiap pagi, memiliki kecukupan nutrisi yang baik, dapat mengontrol berat badan, dan membantu melindungi tubuh dari penyakit diabetes dan jantung.

Menu sarapan sehat sebaiknya terdiri dari karbohidrat kompleks, serat, protein dan sedikit lemak.

  • Karbohidrat, dapat berupa roti, sereal gandum utuh, nasi, dan lainnya.
  • Serat, dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan. Beberapa contoh buah yang baik dikonsumsi saat sarapan misalnya pisang, apel, atau beri.
  • Protein, dapat diperoleh dari tahu, tempe, daging tanpa lemak, ayam, ikan, telur rebus, atau susu.
  • Lemak, dapat diperoleh dari kacang-kacangan, bisa berupa kacang utuh seperti kacang almond yang selalu jadi favorit atau dalam bentuk olahan seperti selai kacang.

Jika Geng Sehat sudah menyusun menu sarapan sehat dengan sedemikian rupa , jangan lupa perhatikan juga minuman yang dijadikan pendamping saat sarapan. Konsumsi air putih adalah opsi terbaik bagi tubuh.

Jadi kalau Geng Sehat masih berminat untuk mencoba varian menu sarapan baru yang sedang viral ini tentu boleh saja, tapi pastikan Geng Sehat sediakan juga tambahan menu lainnya yang mengandung protein dan lemak baik.

Baca juga: Sarapan untuk Penderita Diabetes, Ini Menu Sehatnya!

Referensi:

Brooking, K. WebMD (2017). 4 Reasons You Should Be Eating Breakfast.

Cenzo, M. Symptomfind (2016). Top 10 Benefits Of Eating Breakfast.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia, http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/

Comment

News Feed