Jangan Abaikan Perut Keroncongan, Ini Bahayanya Sering Menunda Makan

Saat perut mengeluarkan bunyi alias keroncongan, itu menandakan Kamu lapar dan harus segera makan. Namun, beberapa orang atau mungkin Kamu sendiri, malah menunda makan karena beberapa alasan, seperti sibuk atau memang sengaja menunda makan karena merasa berat badan sudah naik. Lantas, apa sih bahayanya kalau kita sering menunda makan padahal perut sudah kosong karena lapar?

Mengabaikan rasa makan bukan hal yang mudah. Ketika Kamu merasa lapar dan akhirnya memutuskan makan, besar kemungkinannya jika makanan yang dikonsumsi bukanlah makanan sehat. Itulah sebabnya, ahli diet dari C&J Nutrition, Stephanie Clarke, tidak menganjurkan Kamu untuk mengabaikan sinyal lapar, melewatkan waktu makan, dan menunggu sampai kelaparan untuk makan.

Baca juga: Tidak Mengenyangkan, Makanan Ini Malah Bikin Tambah Lapar

Rasa Lapar Pertanda Metabolisme Tubuh Bekerja

Selain mengacaukan metabolisme tubuh, menunda waktu makan bisa membuat Kamu kelaparan. “Saat kelaparan, Kamu akan makan lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan. Itulah yang membuat berat badan Kamu naik,” kata Willow Jarosh, ahli diet di C&J Nutrition. Walau begitu, ia mengatakan tidak apa-apa untuk mengabaikan sinyal awal dari rasa lapar seperti memiliki energi rendah atau perut mengeluarkan bunyi.

“Tapi, jangan sampai pada titik di mana Kamu begitu kelaparan hingga merasa pusing, mual, tidak bisa berkonsentrasi atau sakit kepala. Belajarlah untuk mengenali tanda-tanda awal rasa lapar karena itulah cara tubuh Kamu memberitahu kapan waktunya makan. Kuncinya adalah, makan secukupnya sampai merasa kenyang, tapi jangan kekenyangan sehingga Kamu merasa cukup lapar di waktu makan berikutnya,” ujar Willow.

Rasa lapar merupakan pertanda bagus bahwa metabolisme Kamu dihidupkan dan tubuh bekerja sebagaimana mestinya. Meskipun wajar, rasa lapar bukanlah satu-satunya penanda bahwa sudah waktunya bagi Kamu untuk makan lho! Jika Kamu terus menunda makan, hanya makan ketika sudah kelaparan, konsekuensinya bisa mengerikan. Apalagi, rasa lapar dapat mengganggu kebiasaan makan Kamu, Gengs!

BACA JUGA:  Inilah Makanan yang Membuat Badan Harum, Jangan Salah Pilih!

Seseorang yang mengabaikan waktu makan atau memiliki jam makan tidak teratur, seringkali akan makan berlebihan untuk mengganti makanan yang mereka lewatkan. Itu karena, tubuh manusia membutuhkan nutrisi yang stabil setiap 3 hingga 4 jam sekali untuk mencegah perlambatan metabolisme, penurunan energi, rasa lapar, dan keinginan makan sesuatu. Semakin lama Kamu tidak makan, semakin rendah kadar gula darah. Itu artinya, Kamu butuh makanan yang mengandung gula.

Baca juga: Ini 5 Penyebab Cepat Lapar

Bahaya Menunda Waktu Makan

Sebelum menunda waktu makan, Kamu harus mengetahui jika kebiasaan tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Jadi, pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1. Membuat tubuh memberontak secara fisik. Mengabaikan rasa lapar dapat menyebabkan otak Kamu semakin fokus pada makan dan makanan.

2. Membuat tubuh mencari makanan berkalori lebih tinggi. Semakin lapar, tubuh akan mencari makanan yang berkalori, berkarbohidrat, dan kaya lemak. Jadi, tidak usah heran kalau Kamu memiliki keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak.

3. Bikin kamu mengonsumsi makanan tidak sehat. Semakin lapar, semakin sedikit waktu yang diberikan untuk diri sendiri mencari tahu apa yang sebenarnya ingin dimakan. Makanan yang dimakan saat lapar mungkin membuat Kamu kenyang dan bisa memenuhi kebutuhan energi tubuh. Tapi, seringkali tidak memuaskan secara psikologis, yang membuat Kamu ingin makan yang lain, walaupun sudah kenyang.

4. Tidak menikmati makanan yang dimakan. Ketika kelaparan, akan membuat Kamu makan dengan terburu-buru dan melewatkan tanda-tanda yang dikirim tubuh jika Kamu sudah kenyang. Jadi, gak usah heran kalau Kamu akan makan lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh.

5. Berdampak buruk bagi kesehatan. Menunda waktu makan bisa berdampak buruk bagi kesehatan lho. Jika kebiasaan buruk ini dilakukan dalam jangka panjang, bisa memengaruhi kesehatan mental dan meningkatkan risiko penyakit kronis.

BACA JUGA:  Pelaku Plant-Based Diet Berisiko Kekurangan Zat Gizi Penting. Bagaimana Menyiasatinya?
Baca juga: Selain Lapar, Ternyata Ada Penyebab Lain Perut Bunyi

Referensi:

Popsugar. When Is It OK to Ignore Hunger?

Bright Side. Why We Shouldn’t Wait Until We’re Hungry to Eat

Eatuitive. Why Not Eating When You Are Hungry is a Bad Idea

Comment