Di Hadapan Ulama, Bobby Nasution Siap Kembangkan Ekonomi Syariah

KalbarOnline.com – Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman tidak hanya fokus pada sektor infrastruktur dan sosial masyarakat di Kota Medan. Pasangan nomor urut 2 itu juga memiliki konsep ekonomi.

Program ekonominya tetap sejalan dengan tagline-nya Medan Berkah, yakni ekonomi syariah. Menantu Presiden Jokowi itu memaparkan konsep pengembangan ekonomi syariah untuk Kota Medan. Konsep itu dikemukakan di hadapan para ustad, akademisi, pimpinan sekolah, dan pengelola pesantren.

“Konsep pepatah lama, sedia payung sebelum hujan. Cegah krisis sosial siapkan solusi untuk mencegah krisis ekonomi. Di antaranya menerapkan ekonomi syariah, menerapkan pengembangan ekonomi keumatan,” papar Bobby Nasution.

Selain memberikan stimulus bantuan usaha, Bobby Nasution juga para enterpreneur di Kota Medan. Para calon enterpreneur dipersiapkan untuk menggerakkan perekonomian.

“Rumah ibadah diharapkan ikut serta dalam perkembangan ekonomi umat. Di rumah ibadah akan ada koperasi hingga bank wakaf. Jika masjid bisa hasilkan perputaran ekonomi, maka akan jadi penggerak perekonomian untuk umat. Ekonomi syariah dimulai dari rumah ibadah,” lanjut alumnus magister IPB Bogor itu.

Sementara itu, Ustad Ahsanul Fuad Saragih mengaku siap mendukung kandidat yang memiliki perhatian besar untuk keumatan. Terutama dalam menjalankan syariah Islam.

“Insya Allah kita dukung konsep yang mengutamakan kemajuan umat,” kata Ustaz Ahsanul Fuad Saragih yang juga koordinator Misbahul Muslimin itu.

Cawawali Medan Aulia Rachman bertemu rekannya semasa sekolah, Selasa (3/11). (For. KalbarOnline.com)

Di tempat lain, calon wakil wali kota Medan Aulia Rachman memilih bereuni dengan rekannya semasa SMA Hangtuah Medan Belawan. Pertemuan itu lebih banyak diwarnai dengan mengenang indah dan lucu ketika masih sekolah pada 1996.

“Beliau (Aulia Rachman) itu orangnya baik, supel, ramah, terus bergaul dengan semua tanpa pandang bulu. Bahkan dia juga sopan kepada guru,” ucap Sulce Lumowa, teman sekelas Aulia Rachman.

BACA JUGA:  Produk Ekonomi Syariah Kian Beragam, Literasi Fikih Harus Dikembangkan

Lebih jauh Sulce bercerita, sosok Aulia semasa sekolah adalah siswa yang tergolong pintar dan tidak sombong. Namun, Aulia juga memiliki karakter anak muda pada zamannya. Buktinya Aulia juga pernah bolos sekolah.

“Biasalah bandel masa SMA, pernah bolos juga. Tapi, memang Aulia itu termasuk pintar. Saya ranking 2, dia dapat ranking 6. Pokoknya, dia kawan the best lah. Hingga dia sukses sekarangpun, gak pernah lupa sama teman,” terang perempuan berjilbab itu.

Kenangan yang diceritakan Sulce membuat Aulia banyak melempar senyum dengan teman semasa sekolah dulu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Comment