by

Lewis Hamilton Diyakini Mampu Menembus Lebih dari 100 Victory

KalbarOnline.com – Lewis Hamilton menabalkan dominasinya di pentas F1. Minggu malam (25/10) pembalap Mercedes tersebut memecahkan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah pada ajang GP Portugal.

Sebelumnya, dia menyamai rekor kemenangan milik legenda Ferrari Michael Schumacher. Kini, Hamilton mengantongi 92 kemenangan sepanjang karir sejak musim 2007. Meninggalkan Schumacher yang meraih 91 victory.

’’Sungguh prestasi yang luar biasa, 92 kemenangan dan menurutku itu tidak akan berhenti di sana. Itu bisa melebihi 100 (victory),” urai jagoan Red Bull Max Verstappen terkait rekor yang diciptakan Hamilton dilansir situs resmi F1.

Apalagi, usia Hamilton ’’baru” 35 tahun. Dia juga menunjukkan performa konsisten sepanjang musim ini. Performa W11 Mercedes juga menjadi andalannya setiap mengarungi balapan. ’’Aku bangga atas pekerjaan yang sudah aku lakukan hari ini (Minggu, Red),” ucap Hamilton.

Dia memulai balapan GP Portugal Minggu lalu sebagai pole sitter. Selanjutnya, dia berhasil mengalahkan rekan setimnya, Valtteri Bottas, dan Verstappen.

Kemenangan di Portimao itu sekaligus mengukuhkan dominasi Hamilton sepanjang musim 2020. Dari 12 race yang berlangsung, tercatat dua kali dia gagal naik podium. Selanjutnya, dia masing-masing sekali meraih podium kedua dan ketiga. Sedangkan delapan seri lainnya berbuah kemenangan.

Dengan performanya saat ini, Hamilton punya kans besar menjadi juara dunia musim 2020. Jika misi tersebut terwujud, Hamilton akan menyamai tujuh kali juara dunia milik Schumacher. Sejauh ini, Hamilton mengemas 256 poin, terpaut 77 poin dari Bottas yang bertengger di peringkat kedua klasemen pembalap sementara.

Hamilton pun memberikan apresiasi besar terhadap kerja keras seluruh ofisial, kru, dan teknisi Mercedes yang mendukungnya selama ini. Pembalap Inggris tersebut tidak pernah mengira bakal memenangi balapan sebanyak saat ini.

Mercedes mendominasi F1 sejak peralihan mesin V8 ke V6 hybrid pada 2014. Selama itu pula, Mercedes belum terkalahkan. Dan, saat ini adalah momentum luar biasa yang dimiliki Hamilton bersama timnya.

’’Hal terbaiknya, tidak hanya aku yang menjadi bagian sejarah ini. Seluruh anggota tim juga menjadi bagian semua ini,” sebut Hamilton.

Musim ini tersisa lima seri, tiga di antara bakal berlangsung di Timur Tengah. Yakni, dua seri di Bahrain dan balapan penutup di Abu Dhabi pada 13 Desember mendatang.

Dua balapan di Bahrain akan menjadi pembuktian Hamilton. Sebab, dalam enam musim terakhir, dia tiga kali memenangi balapan di Sirkuit Internasional Bahrain.

Comment

News Feed