by

Pole Position, Jatuh di Lap Pertama, Nakagami: Kesalahan Saya Bodoh

KalbarOnline.com – Tahun ini menjadi musim terbaik Franco Morbidelli di ajang MotoGP. Dia sanggup meraih victory keduanya pada GP Teruel yang berlangsung di Motorland Aragon kemarin malam (25/10).

Morbidelli merupakan pembalap kedua yang berhasil memenangi lebih dari satu seri balapan musim ini. Satu pembalap lainnya, yakni Fabio Quartararo, yang tak lain adalah rekan setim Morbidelli di tim Petronas Yamaha.

Morbidelli yang memulai dari front row tampil konsisten. Sementara itu, rider LCR Honda Takaaki Nakagami yang menjadi pole sitter langsung memimpin balapan.

Kejutan terjadi saat lap pertama belum tuntas. Brad Binder dari KTM menyenggol bagian belakang motor jagoan Pramac Ducati Jack Miller. Keduanya tergelincir di tikungan kedua.

Nahas turut menimpa Nakagami yang mengalami low side di tikungan kelima. Dia tergelincir beberapa detik pascainsiden yang menimpa Miller dan Binder.

  • Baca Juga: Mir di Puncak, Tapi Kans Juara Dunia Quartararo dan Vinales Juga Besar

“Bahkan sampai sekarang saya tidak bisa percaya bagaimana saya bisa melakukan kesalahan seperti itu. Saya sungguh kecewa dengan diri sendiri,” ucap Nakagami sebagaimana dilansir Crash.

“Rasaya luar biasa berada di pole position. Tetapi di sisi lain, itu adalah tekanan yang sangat luar biasa. Ini kali pertama saya merasakan tekanan luar biasa dari luar, pertama kali berada di pole position, dan pertama kali memimpin balapan, meskipun itu mungkin hanya 10 detik. Saya tidak bisa mengatasi tekanan itu. Inilah alasan mengapa saya melakukan kesalahan yang bodoh,” imbuhnya.

Di sisi lain, Morbidelli tak terkejar dan menguasai sisa balapan GP Teruel. ”Ketika tidak ada penghalang di depanku, aku mencoba memberikan yang terbaik di setiap lap,” kata Morbidelli dalam situs resmi MotoGP.

Victory kedua Morbidelli kemarin sekaligus mematahkan dominasi Nakagami bersama RC213V selama latihan bebas dan warm up practice. ”Kemenangan ini (kupersembahkan) buat tim. Kami melakukan kerja bagus bersama tim,” terang rider 25 tahun tersebut.

Sementara itu, podium kedua dan ketiga GP Teruel menjadi milik dua rider Suzuki Ecstar, yakni Alex Rins dan Joan Mir. GSX-RR milik Suzuki tampil konsisten pada balapan ganda di Aragon. Rins dan Mir selalu menaiki podium pada dua balapan terakhir. Seminggu sebelumnya, Rins bahkan memenangi balapan pada GP Aragon.

Mir berhasil back-to-back finis ketiga. ”Bagiku, podium (ini) seperti meraih victory,” sebutnya. Sebab, Mir memulai balapan kemarin dari posisi ke-12. Dia sukses menggeber GSX-RR miliknya dan berhasil menyodok di posisi ketiga.

Tambahan 16 poin membuat Mir kukuh memimpin klasemen pembalap sementara. Dia leading 14 poin dari Quartararo. Berikutnya, ada Maverick Vinales (Monster Yamaha) di peringkat ketiga disusul Morbidelli yang mengemas 112 poin.

Ada tiga pembalap lain yang gagal finis, selain tiga rider yang terjatuh sebelumnya. Insiden juga menimpa jagoan Repsol Honda, Alex Marquez, yang berupaya tampil konsisten pada GP Teruel. Tetapi, dia gagal finis setelah terjatuh pada lap ke-14.

Padahal, saat itu Alex berada di posisi keempat untuk memperebutkan podium. Dua rider lainnya adalah Francesco Bagnaia dari Pramac Ducati dan Aleix Espargaro (Aprilia). Keduanya gagal finis karena mengalami masalah mekanis.

Kalender balap musim ini tersisa tiga seri. Para rider dan tim peserta mendapatkan jeda sepekan sebelum mengaspal kembali pada balapan ganda di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 8 November dan 15 November mendatang.

Comment

News Feed