by

Lakukan Seleksi Nasional untuk Olimpiade 2020 sampai 2028

KalbarOnline.com – PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sedang melangsungkan seleksi nasional (seleknas) untuk proyeksi Pra-Olimpiade 2021 hingga Olimpiade Paris 2024 dan Olimpiade Los Angeles 2028.

Seleksi yang bakal berakhir 24 Oktober hari ini baru bisa diselenggarakan karena beberapa kali mengalami penundaan. Apalagi, Jakarta yang menjadi tuan rumah kerap kali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mana tidak bisa mengumpulkan banyak orang.

Pada ajang seleknas ini, terdapat 57 atlet yang berpartisipasi dari 19 pengurus provinsi (pengprov). Di antaranya, 36 putra dan 21 putri. ”Atlet yang bakal lolos sebanyak enam putra dan empat putri,” kata Ketua I PP FPTI Rudy Fitryano kepada Jawa Pos.

Rudy menyatakan, rata-rata atlet yang mengikuti seleksi berusia 15–17 tahun. Proyek jangka panjang menjadi konsen bagi induk olahraga panjat tebing Indonesia agar bisa terus mendapatkan atlet-atlet terbaik untuk wakil Merah Putih.

Meloloskan banyak atlet di Olimpiade Paris menjadi gol utama. Khususnya di nomor lead dan boulder yang hasilnya selama ini kurang maksimal.

Dalam seleknas tersebut, terdapat empat poin penilaian. Keterampilan memanjat yang diselenggarakan di Jakarta International Climbing Wall Park, Cakung, Jakarta Timur. Lalu, tes kesehatan di Royal Sport Senayan City. Selanjutnya, tes fisik berlokasi di Stadion Rawamangun. Terakhir, tes psikologi bertempat di Hotel Santika Premiere Harapan Indah.

Rudy menyebutkan, pemanjat yang nantinya lolos bakal bergabung dengan para atlet yang sudah lebih dulu tergabung di pemusatan latihan nasional (pelatnas). Sejauh ini atlet telah bekerja keras untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dan dalam kemampuan seimbang.

Di sisi lain, pemanjat Jawa Timur Rahmad Adi Mulyono yang saat ini sudah berada di pelatnas menilai, program ini sangat baik. ”Bagus karena buat jangka panjang buat lead dan boulder,” ucap Adi.

Comment

News Feed