by

BPKAD dan BPN Ketapang Pamerkan Aplikasi Pertanahan Baru

BPKAD dan BPN Ketapang Pamerkan Aplikasi Pertanahan Baru

KalbarOnline, Ketapang – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ketapang bersama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ketapang memperkenalkan aplikasi Sistem Informasi Berkas Tanah Kabupaten Ketapang (SIBETANK) yang telah dibuat, Rabu (21/10/2020) di ruang Kantor Badan Pertanahan Nasional Ketapang.

Kepala BPKAD Ketapang, Alexander Wilyo dalam sambutannya mengatakan, kalau BPKAD saat ini terus berupaya mengamankan aset-aset milik pemda. Berbagai upaya itu diantaranya adalah kerjasama secara terintegrasi antara BPKAD dan BPN Ketapang dalam rangka sertifikasi aset-aset milik Pemkab Ketapang.

“Kita bersama dengan BPN membuat aplikasi SIBETANK, yang tujuannya untuk memudahkan pelacakan atau record berkas atau proses pensertifikasian tanah milik Pemda Ketapang,” ucapnya.

Sebagai tanda komitmen kerjasama tersebut, demi mendukung kelancaran tugas sertifikasi aset milik daerah, serta operasional tugas lain BPN, BPKAD Ketapang, memberikan bantuan empat unit kendaraan roda dua kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ketapang. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala BPKAD, Alexander Wilyo kepada Kepala Kantor BPN Ketapang, Erwin Rachman dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Barat, Ery Suwondo.

Bantuan Kendaraan tersebut menurutnya akan diberikan secara bertahap. Terkait status kepemilikan unit kendaraan tersebut, Kepala BPKAD menjelaskan, masih berstatus pinjam pakai, kedepan akan dihibahkan melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Kepala BPKAD berharap, dengan bantuan yang diberikan berupa alat transportasi dapat menunjang kinerja BPN dalam membantu menuntaskan pengamanan aset daerah sesuai target.

“Mudah-mudahan ini tetap berlanjut dan bisa mencapai target penuntasan sertifikasi aset. Semoga tahun depan terget bisa mendekati angka 100 persen tanpa menampikan dinamika di lapangan. Kita mengucapkan terimakasih juga ke BPN karena telah mendukung program ini,” ucapnya.

Mengenai target penyelesaian sertifikat milik Pemda, Kepala BPKAD berkomitmen untuk berusaha semaksimal mungkin mencapai terget. Meskipun dalam prosesnya terdapat dinamika atau hambatan.

“Dengan pengalaman kami satu dua tahun ini, apa yang ditargetkan bisa tercapai bahkan terlampaui. Sebab soal aset ini merupakan bagian yang dipantau KPK, jadi kita termonitor terus,” Jelasnya.

Sementara Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Ketapang, Antonius, dalam sambutannya mengatakan, bahwa aplikasi SIBETANK ini dalam rangka efektifitas dan efesiensi terkait dengan sertifikasi aset tanah milik pemda.

“Aplikasi ini diharapkan mampu membantu percepatan target sertifikasi aset tanah milik Pemerintah Daerah Ketapang,” katanya.

Seirama dengan Kepala BPKAD dan Kasi Insfrastruktur Pertanahan BPN, Kepala Kantor Wilyah BPN Kalimantan Barat, Ery Suwondo mengatakan jika bantuan kendaraan dari Pemda Ketapang kepada BPN merupakan sinergitas yang sangat luar biasa.

Menurutnya, hal ini menandakan bahwa koordinasi, kaloborasi dan sinergitas Pemda dan BPN telah terjalin dengan baik. Untuk itu, menurutnya lagi, BPN akan mensupport, utamanya terkait dengan administrasi pertanahan di Pemda Ketapang.

“Kita juga akan support legalisasi aset Masyarakat dan Semoga hubungan seperti ini terus terjaga dan berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan sertifikat atas nama pemerintah Kabupaten Ketapang sebanyak Lima sertifikat oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional provinsi Kalimantan barat kepada Kepala BPKAD Ketapang.

Comment

News Feed